BALIKPAPAN-Untuk menekan penyebaran virus Covid-19, manajemen e-Walk dan Pentacity Shopping Venue dan sejumlah mal yang tergabung dalam Asosiasi Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) Kaltim mengubah jam operasional. Hal ini menyusul surat edaran wali kota Balikpapan yang terbit pada 22 Maret lalu.
“Sampai saat ini, e-Walk dan Pentacity tetap beroperasi untuk melayani dan memenuhi kebutuhan hidup masyarakat sehari-hari dengan mengutamakan langkah-langkah antisipatif,” ungkap General Manager e-Walk dan Pentacity Balikpapan SuperBlock, Yudhi Saharuddin.
Kedua mal terbesar di Kota Minyak itu membuka jam operasional lebih siang, yaitu pukul 12.00 Wita dan tutup lebih awal dari biasa, yaitu pukul 20.00 Wita (weekday). Sedangkan untuk weekend, tutup pada pukul 21.00 Wita. Jam operasional ini berlaku selama waktu yang ditetapkan pemerintah kota.
“Kami juga memberikan edukasi kepada para pengunjung dan tenant untuk mengikuti imbauan pemerintah, dengan mengurangi kegiatan di luar rumah yang tidak penting demi mencegah meluasnya penularan virus Covid-19 ini. Saat ini e-Walk dan Pentacity melakukan protokol pengawasan ketat untuk setiap pengunjung masuk,” lanjutnya.
Pengawasan ketat itu, di antaranya, pengecekan suhu badan, penyediaan hand sanitizer di beberapa titik, dan penyemprotan disinfektan berkala. Penerapan social distancing pun dilakukan di beberapa tenant yang diharapkan bisa menekan penyebaran virus itu.
Per kemarin (23/3), e-Walk dan Pentacity juga menutup beberapa tenant, seperti XXI, tempat kebugaran (gym), dan sejumlah wahana permainan anak. BSB Night Carnival yang berlangsung di open space BSB juga ditutup per Minggu (22/3) lalu.
Tenant yang menyediakan kebutuhan pokok sehari-hari dan tenant farmasi guna memenuhi kebutuhan akan tetap beroperasi. Masyarakat pun diimbau untuk melakukan pembatasan pembelian, yaitu sesuai kebutuhan.
Ditegaskan Yudhi, acara-acara di mal yang berpotensi mengumpulkan pengunjung untuk sementara waktu ditiadakan. Langkah serius ini sejalan dengan usaha pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
“Kami yakin Indonesia, Kota Balikpapan khususnya, dapat melewati masa sulit ini,” pungkasnya. (dia/rus)
Editor : izak-Indra Zakaria