Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Akses Bandara Dinilai Mendesak

octa-Octa • 2019-02-13 10:33:01

TENGGARONG - Pemerhati pariwisata ikut angkat bicara mendorong Pemprov Kaltim untuk segera merampungkan proyek peningkatan jalan alternatif menuju Bandara APT Pranoto Samarinda. Khususnya jalur dari Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, yang masih buntu di Desa Batu Cermin, Samarinda.

Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kukar Innal Rahman mengatakan, salah satu pendukung berkembangnya pariwisata di Kukar adalah akses menuju bandara. Beroperasinya Bandara APT Pranoto, sebut dia, menjadi penyemangat para pengusaha pariwisata di Kukar untuk berkompetisi menarik wisatawan.

Terlebih lagi, berbagai program unggulan pariwisata di Kukar mampu menjadi magnet kehadiran wisatawan mancanegara. Seperti Festival Erau yang dikemas menjadi acara wisata budaya internasional. Begitu juga dengan spot wisata alam yang ekkslusif di Kukar. Salah satunya habitat Pesut Mahakam di Kukar.

“Pengusaha pariwisata pasti berharap sekali jalan alternatif ini bisa selesai. Bahkan ini bisa jadi jalan utama. Karena jalannya akan menjadi lebih dekat dan bebas banjir,” kata Innal.

Komitmen Pemkab Kukar dengan membuka akses jalan di sisi Desa Manunggal Jaya pun, mestinya bisa ditangkap oleh Pemprov Kaltim sebagai sinyal positif. Tak hanya sebagai interkoneksi jalan antara kecamatan, tapi juga jalan menuju Bandara APT Pranoto dan Kota Bontang.

“Harapan kami, tahun ini akses jalan di sisi Desa Batu Cermin ini tidak lagi buntu. Tidak hanya Kukar, tapi Kubar dan Mahulu akan merasakan manfaatnya.,” tambahnya.

Terpisah, Kasi Prasarana Hubungan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar Muhammad Muzkir membenarkan jika kegiatan proyek tersebut masuk program Pemprov Kaltim. Dia pun memastikan sudah masuk paket kegiatan di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kaltim.

Namun sayangnya, meski jalan di sisi Desa Manuggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang sudah mulus, justru di sisi Desa Batu Cermin, Samarinda masih dalam proses identifikasi lahan. “Sebenarnya ada perencanaannya sudah dibuat, tapi sudah lama dan perlu di-review kembali,” katanya lagi.

Saat disinggung kemungkinan jalan tersebut bisa rampung tahun ini, Muzakir mengatakan hal tersebut bisa saja asalkan kesiapan teknis bisa clear. Termasuk pembebasan lahannya. “Bisa saja kok. Nanti silakan konfirmasi juga ke Dinas PU Kaltim,” ujarnya.

Diwartakan sebelumnya, sejak 2015, Pemkab Kukar telah menuntaskan pembangunan jalan alternatif ke bandara yang jaraknya jauh lebih dekat melalui Desa Manunggal Jaya. Namun, akses itu belum terhubung karena buntu di Desa Batu Cermin, Samarinda.

Dari Desa Manunggal Jaya sepanjang 3,1 kilometer sudah mulus dengan badan jalan beton. Adapun di sisi Desa Batu Cermin masih berupa jalan tanah dan sulit dilalui kendaraan roda empat, sehingga perlu segera ditingkatkan. (qi/kri/k16)

Editor : octa-Octa