Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Razia Gabungan Sisir Warung dan Kafe, Ratusan Botol Miras Disita

izak-Indra Zakaria • 2020-11-20 10:40:44
LANGGAR PERDA: Petugas gabungan dari Satpol PP, TNI, dan polisi, menyisir sejumlah tempat hiburan. Hasilnya, ratusan botol miras diamankan, termasuk mendata beberapa perempuan yang diduga sebagai penghibur. ASEP SAIFI/KP
LANGGAR PERDA: Petugas gabungan dari Satpol PP, TNI, dan polisi, menyisir sejumlah tempat hiburan. Hasilnya, ratusan botol miras diamankan, termasuk mendata beberapa perempuan yang diduga sebagai penghibur. ASEP SAIFI/KP

Ketika aparat fokus menangani Covid-19 di masa pandemi, ternyata ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi ini dengan melakukan kegiatan yang melanggar ketertiban.

 

PENAJAM –Sejumlah warung dan tempat hiburan terjaring razia menjual minuman keras tanpa izin. Ada ratusan botol miras yang disita dalam operasi gabungan yang dilakukan 22 personel TNI, polisi, dan Satpol PP, Rabu (18/11) malam.

"Ada laporan dari masyarakat bahwa salah satu kafe di Silkar sudah mengganggu ketertiban dan meresahkan masyarakat. Makanya kami langsung bergerak," kata Kasatpol PP PPU Andriani Amsyar, (19/11).

Berbekal dari informasi masyarakat itu, tim gabungan menyusuri tempat hiburan di Silkar. RM Lapo Lake Toba jadi sasaran pertama. Petugas mengamankan 19 bir anggur putih dan 19 anggur merah. "Kemudian bergerak ke Warung Maya dan mendapatkan temuan 92 bir dan 59 anggur merah," bebernya.

Sekira pukul 22.00 Wita, petugas mengunjungi Karaoke Yusup. Di sini, selain mengamankan 198 miras, petugas juga mendata lima perempuan yang diduga sebagai penghibur di tempat karaoke tersebut. "Lalu tim bergerak menuju Dina Cafe & Pub dan mendapatkan temuan bir bintang kecil sebanyak 35 botol dan bir bintang besar 12 botol. Total temuan 47 botol," sambungnya.

Pukul 23.10 Wita, tim kembali bergerak dan menuju E & G Cafe, ada 101 miras diamankan. Razia pun berakhir di Flamboyan Cafe dengan mengamankan 41 botol. "Dari E & G Cafe ada lima perempuan yang didata dan dua perempuan lagi di Flamboyan Cafe," kata dia.

Kendati telah menyita 576 botol miras, Aat--sapaan akrabnya—menyebut, ada kemungkinan razia bocor duluan. Pasalnya, tempat hiburan yang dijadikan target justru tidak mendapat banyak sitaan. "Terlebih minuman keras yang kami sita didapat jauh dari lokasinya. Indikasinya kegiatan kita sudah bocor," sesalnya.

Disinggung soal kegiatan serupa nantinya, Aat menyebut tetap melakukan pengawasan sesuai amanat peraturan daerah. "Paling tidak, target kita minimal menjelang akhir tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan dilakukan lagi dalam waktu dekat bila ada masyarakat yang melapor dan dari pantauan memang perlu dilakukan," pungkasnya. (asp/ind/k16)



Editor : izak-Indra Zakaria