LOKET OTAN (OSS Kecamatan) adalah loket layanan publik yang berada di kantor kecamatan. Tujuannya melakukan layanan berbantuan untuk penginputan Izin Usaha Mikro (IUM) melalui Sistem Online Single Submission (OSS) kepada pelaku usaha mikro yang berada di wilayah kecamatan.
Sebelumnya, untuk mendapatkan layanan berbantuan penginputan izin usaha mikro, pelaku usaha mikro dirujuk ke DPMPTSP Kota Samarinda di Gedung Graha Tepian Jalan Basuki Rahmat No. 76 Samarinda. Ini tentunya menimbulkan keluhan dari pelaku usaha mikro.
Pelaku usaha mikro yang notabene didominasi pedagang kecil masih banyak yang belum paham, sehingga mereka membutuhkan layanan berbantuan untuk bisa mengakses sistem OSS yg berbasis website.
Penumpukan pengguna layanan di loket layanan DPMPTSP semakin banyak sehingga diberlakukan pembatasan nomor antrean. Keluhan semakin bertambah terutama dari pelaku usaha mikro, karena sudah jauh-jauh datang ke PTSP yang letaknya di tengah kota namun tidak dapat terlayani.
Dilatarbelakangi permasalahan ini muncul inovasi Loket OTAN oleh DPMPTSP Kota Samarinda melalui gagasan dari Kasi Pembinaan Wasdal DPMPTSP Kota Samarinda, Binti Isni Khuriyah selaku reformer dari Diklatpim IV angkatan XXIII Pusat Pelatihan dan Pengembangan KDOD LAN Samarinda.
Senin (2/12), Loket Otan telah diresmikan di Kecamatan Palaran. Selanjutnya menyusul kecamatan lainnya, khusus yang di pinggiran didahulukan. Dengan adanya Loket Otan, layanan berbantuan penginputan IUM sudah bisa diperoleh di kantor kecamatan, sehingga layanan kepada pelaku usaha mikro lebih dekat/terjangkau, cepat dan efisien.
“Pelaku Usaha cukup menunjukkan KTP untuk diinput Nomor Induk Kependudukannya, memiliki alamat email dan nomor handphone yang aktif. Apabila pelaku usaha mikro tidak memiliki alamat email, perugas Loket OTAN sigap membantu membuatkan alamat emailnya. Dalam waktu kurang dari 30 menit, pelaku usaha sudah bisa mendapatkan izin usaha mikro yang diterbitkan Lembaga OSS,” terang Binti.
Mendukung program ini, pihak perbankan pun siap dari segi permodalan. BRI dan Bankaltimtara siap membantu para pelaku usaha mikro mengembangkan usahanya. Bahkan dengan persyaratan yang mudah dan cepat, bantuan permodalan bisa dicairkan. (adv/mei/nin)