Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Sambut Potensi Tambang Pasir Silika di Danau Kaskade, Bupati Kukar Ingatkan Dampak Positif ke Daerah

Elmo Satria Nugraha • 2025-01-05 22:26:33
Ilustrasi Tambang Pasir Silika (Istimewa)
Ilustrasi Tambang Pasir Silika (Istimewa)

TENGGARONG – Jauh di wilayah hulu Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terdapat tiga danau. Yakni Danau Semayang, Jempang dan Melintang. Tiga danau yang menjadi danau prioritas ini bernama Danau Kaskade Mahakam. Tersembunyi di danau tersebut, terdapat potensi pasir silika yang menjanjikan.

Menjanjikannya potensi pasir silika ini menjadi perhatian Dewan Pimpinan Wilayah Perkumpulan Pertambangan dan Industri Silika Indonesia (DPD Pertamisi) Kaltim. Untuk ditambang menjadi penghasilan baru dan nilai tambah Kalimantan Timur mencapai 2 miliar metrik ton yang tersebar di area seluas 50 ribu hectare Danau Kaskade.

Dengan kehadiran Danau Kaskade yang juga masuk wilayah hulu Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Bupati Edi Damansyah siap mendukung rencana ini. Meski memang, kewenangan perizinan tidak berada di Pemkab Kukar. Namun ia pastikan tiap investasi yang masuk di Kukar harus dikelola dengan baik dan mensejahterakan daerah.

“Kalau ada investasi di Kukar kami tetap mengusulkan agar (pasir silika) tidak keluar dalam bentuk mentah. Harus ada pabriknya di Kukar, entah bagaimana pengelolaannya. Tapi keinginan kami jelas, ini harus memberikan dampak positif langsung ke daerah,” ucap Edi.

Lanjut Edi, dalam mengelola Sumber Daya Alam (SDA). Perlu dipersiapkan hilirisasinya. Dengan pembangunan pabrik, ia yakin akan ada hilirisasi yang mensejahterakan daerah. Ia juga mengingatkan dampak lingkungan yang dapat timbul dari aktivitas penambangan ini.

Edi mengingatkan pentingnya pengelolaan lingkungan yang baik, mengingat masyarakat di sekitar Danau Kaskade Mahakam ini mayoritas berprofesi sebagai nelayan. Untuk itu Edi berharap jikalau perizinan tambang ini ada, pertimbangan terhadap ekosistem dan masyarakat sekitar jadi perhatian.

“Isu lingkungan ini sangat sensitif. Tetapi kita juga tidak bisa menutup mata terhadap dampak positif investasi ini,” tegas Edi.

Dengan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Kaltim, khususnya Kukar. Edi yakin jika dikelola dengan baik, maka investasi tambang pasir silika tidak hanya akan meningkatkan pendapatan daerah saja. Namun juga berdampak secara ekonomi kepada masyarakat sekitar.

“Investasi ini punya sisi positif besar. Selain memberikan income untuk daerah, masyarakat juga bisa merasakan manfaatnya,” tandasnya. (moe)

Editor : Indra Zakaria