Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

Cegah ODGJ Sejak Dini, Dinkes Kukar akan Melaksanakan Skrining Kejiwaan

Elmo Satria Nugraha • 2025-02-07 12:52:10
Kabid P2PL Dinkes Kukar Supriyadi (Istimewa)
Kabid P2PL Dinkes Kukar Supriyadi (Istimewa)

TENGGARONG – Mental health atau kesehatan mental menjadi atensi khusus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk melakukan pencegahan dini. Salah satu upayanya adalah melakukan pemeriksaan atau skrining awal untuk mengidentifikasi Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK).

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kukar Supriyadi mengatakan. Pihakbya akan melakukan skrining awal ini untuk mencegah munculnya kasus Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) baru.

“Harapannya ketika diskrining kemudian memang ada masalah maka akan dirawat lebih dulu, supaya ODMK ini tidak sampai ke ODGJ. Ini adalah langkah preventif kami,” ujar Supriyadi, Jumat (7/2).

ODMK dengan ODGJ sebut Supriyadi, memiliki perbedaan signifikan. Dimana pasien ODMK adalah orang dengan masalah kejiwaan yang ringan dan masih dapat beraktifitas, serta bersosialisasi. Namun masalah kejiwaannya ini menyebabkan gejala seperti cemas dan panik.

Untuk itu ia harap pasien yang teridentifikasi ODMK untuk tidak malu dan lebih aktif untuk mengikuti treatment pemulihan. Pun Supriyadi mengatakan bahwa penyakit kejiwaan ini bisa timbul tanpa disadari. Diagnosanya sendiri bisa timbul dari berbagai tekanan, bisa dari pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari.

Supriyadi menyebutkan skrining OJMK ini akan dijadikan satu dengan pemeriksaan kesehatan, seperti pemeriksaan pada umumnya. Sehingga membuat program ini juga dapat dijalankan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat.


“Pelaksanaannya secara simultan dengan pemeriksaan pada umumnya, bisa di Puskesmas, OPD bahkan CFD. Nanti pendaftarannya kita buatkan juga dalam bentuk link, jadi ada juga nanti bisa juga orang mengisi secara mandiri,” tutup Supriyadi. (adv/moe)

Editor : Indra Zakaria