Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Padam karena Gangguan Transmisi SUTT 150 kV

wahyu-Wahyu KP • 2019-01-07 08:39:19

BALIKPAPAN - Sejumlah kota di Benua Etam harus mengalami pemadaman listrik, Minggu (6/1), termasuk di Balikpapan. Kejadian berlangsung pukul 20.07 Wita. Hal ini akibat sistem interkoneksi Kalimantan yang mengalami gangguan transmisi. Tepatnya pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilovolt (kV) antara Gardu Induk (GI) Muara Teweh dan GI Buntok di Kalimantan Selatan.

Gangguan ini menyebabkan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Bangkanai, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Asam 2, Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Gas (PLTMG) Bontang, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pulang Pisau, dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Kariangau Power berhenti beroperasi. Sehingga berdampak pada hilangnya daya pada sisi pelanggan di Balikpapan, Samarinda, dan Bontang.

Manajer Komunikasi PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UIW Kaltimra) Zulkarnain menjelaskan, tim PLN di Kalsel masih dalam investigasi untuk mencari penyebab gangguan tersebut. Setidaknya membutuhkan dua jam setelah terjadinya gangguan, tim PLN berhasil menormalkan pasokan listrik kepada seluruh pelanggan. 

Personel PLN Kaltimra di lapangan langsung berupaya maksimal untuk menormalkan kembali pasokan listrik kepada pelanggan. Caranya dilakukan secara bertahap dengan mengoptimalkan sistem kelistrikan di Balikpapan, Samarinda, dan Bontang. Dia menyebutkan, sistem island atau lokal yang dibangun PLN bertujuan untuk mempercepat recovery daya yang hilang setelah gangguan.

“Fokus kami adalah pemulihan distribusi listrik untuk pelanggan. Paralel kawan-kawan tim PLN Kalsel di lapangan juga terus menelusuri penyebab utama gangguan pada transmisi tersebut,” jelasnya. Dia menambahkan, kehadiran sistem island membuat recovery atau penormalan tidak perlu membutuhkan waktu terlalu lama.

Setidaknya pada pukul 20.46 Wita, suplai listrik sudah mulai masuk pada beberapa penyulang. Hingga akhirnya pada pukul 21.55 Wita, sistem sudah dilaporkan kembali normal di Balikpapan, Bontang, dan sebagian Samarinda. Kemudian tercatat pada pukul 22.05 Wita, listrik untuk pelanggan di Samarinda sudah kembali normal.

“Mewakili PLN Wilayah Kaltimra, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan ini. Tentunya doa dan dukungan dari pelanggan merupakan semangat kami untuk terus berbenah meningkatkan kualitas pelayanan kami,” tutupnya. (gel/rsh/k18)

Editor : wahyu-Wahyu KP