Riwayat Karier di PT BFI Finance Indonesia, Tbk
-Marketing Corporate Executive Samarinda (2010-2011)
-Senior Marketing Corporate Executive Banjarmasin (2011-2014)
-Branch Manager Corporate Samarinda (2014 – sekarang)
MEMIMPIN perusahaan bukan hal mudah. Itu juga yang dirasakan Andries Dwi Putra ketika mendapatkan amanah menjadi Branch Manager BFI Cabang Samarinda Corporate sejak 2014 lalu. Namun dengan tangan dinginnya, pria yang akrab disapa Bang Roger ini berhasil membawa perusahaan yang beralamat di bilangan Jalan DI Pandjaitan ini survive.
BELUM lama ini, Sapos bertemu dengan Bang Roger di salah satu ruangan di kantornya. Pria bertubuh besar dan ramah ini bercerita tentang bagaimana menangani perusahaan yang bergerak di bidang pembiayaan alat berat tersebut.
“Memang bukan hal mudah dalam menjalankan sistem di perusahaan. Harus tekun dan ulet dalam memanajemen satu per satu bagian, agar semuanya maksimal,” ujar pria kelahiran Palembang, 3 April 1987 ini.
Tangan profesionalnya terbukti. Pada 2018 saja, pembiayaan pembelian alat berat dan truk melalui perusahaannya mencapai Rp 150 miliar. Angka tersebut menunjukkan peningkatan aset yang terjadi selama tahun tersebut sebesar 40 persen. Apalagi ia pun berhasil menekan kualitas portofolio Non Performing Financing (NPF) atau kredit bermasalah hingga 0,13 persen.
“Setiap tahunnya terjadi grafik peningkatan selama saya menjabat sebagai Branch Manajer di Samarinda ini,” ulas suami dari Nyiayu Dian Afriliani tersebut.
Tentu ada trik-trik khusus dalam memenangkan “pertarungan” bisnis tersebut. Roger menyebut, kunci keberhasilannya adalah menjaga kebersamaan antarkaryawan. Selain itu fokus kerja, integritas dan profesionalitas juga menjadi kunci utama sebuah keberhasilan yang selama ini dicapai.
Di sisi lain, kata Roger, kualitas SDM di Cabang Samarinda Corporate memang sangat baik. Menurutnya marketing, credit analyst, collection, dan admin corporate sejauh ini sudah bekerja sangat maksimal dan profesional.
“Agar suasana kerja menjadi baik, saya selalu menjadikan seluruh karyawan sebagai anggota keluarga. Tujuannya agar tercipta suasana saling membantu dengan tulus, untuk dapat maju dan berkembang bersama, nyaman dan ceria dalam bekerja,” paparnya.
Pria yang memegang motto “profesionalitas harga mati, persaudaraan dijunjung tinggi” ini juga menyempatkan diri mengucapkan terima kasih terhadap seluruh pihak yang sudah mendukung kinerjanya, seperti para debitur BFI Samarinda Corporate. Selain itu ucapan yang sama juga diungkapkan untuk para supplier alat berat serta truck seperti manajemen PT United Tractors, PT Hexindo Adiperkasa, PT Trakindo Utama, PT Daya Kobelco CMI, PT Putra Kaltim, PT Sany Perkasa, dan supplier lainnya. “Tanpa dukungan mereka, tentu kami tidak bisa se-survive ini sekarang,” tuturnya lembut.
Diketahui BFI Samarinda Corporate bergerak di bidang pembiayaan alat berat untuk berbagai sektor industri seperti konstruksi, agribisnis, agrikultur, industri minyak/gas, pertambangan, pelabuhan, penerbangan dan pariwisata yang selama ini menggunakan berbagai jenis alat berat dalam kegiatan operasional-nya seperti ekskavator, bulldozer, crane, heavy truck, forklift dan lain-lain.