Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Politisi Ternama Siap Berdiskusi

octa-Octa • 2019-03-31 12:31:04

BALIKPAPAN - Di antara hingar bingar kampanye calon presiden dan calon wakil presiden, keinginan untuk penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang jujur dan adil tetap menjadi mimpi ketika indikasi praktik politik uang makin santer jelang hari pencoblosan.

Namun, bagi sebagian kalangan masih ada waktu untuk membenahi kondisi ini. Dari pencegahan hingga pemberantasan. Baik yang dilakukan aparat penegak hukum, partisipasi masyarakat hingga komitmen tinggi dari para pesertanya. Kaltim Post berusaha untuk mengupasnya dalam wadah Rembuk Etam.

“Dan terbukti komitmen tersebut tertuang dalam partisipasi sejumlah politisi ternama Kaltim dan tokoh masyarakat yang akan hadir dalam Rembuk Etam," ungkap Ketua Rembuk Etam Romdani, kemarin (30/3).

Romdani menyebut hingga kini sudah ada 10 nama peserta dan tokoh masyarakat yang bakal hadir. Dari kalangan politisi mereka adalah wakil rakyat dan calon legislatif petahana. Dari DPR RI, yakni Hetifah Sjaifudian dan Ikhwan Datu Adam. Selanjutnya dari DPRD Kaltim ada Muhammad Adam.

Lalu ada nama terkenal lainnya seperti Puji Astuti, Andi Burhanuddin Solong dan Suwandi yang ikut menjadi kontestan sebagai caleg DPRD Kaltim. Begitu pula dengan Erwin Izharuddin yang siap menduduki kursi di Senayan (sebutan gedung DPR RI). Lalu ada Piatur Pangaribuan, rektor Universitas Balikpapan yang menjadi calon anggota DPD RI.

"Ada Gatot Koco sebagai tokoh pemuda  dan Achdian Nor sebagai tokoh masyarakat Balikpapan. Nama - nama ini tentu punya kapabilitas dan kredibilitas sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap Kaltim di Rembuk Etam," beber Romdani.

Sepeti diketahui, Genderang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 semakin nyaring terdengar di pelosok negeri. Saat waktu pencoblosan tersisa 22 hari lagi. Lima tahun sekali pesta demokrasi digelar untuk menentukan siapa pemimpin tertinggi bangsa ini. Juga wakil rakyat yang akan duduk di kursi parlemen. Baik di pusat hingga ke daerah.

Namun sama seperti pemilu yang sudah terjadi, isu politik uang tak kunjung hilang. Bahkan praktiknya dilakukan terang-terangan. Transaksi jual beli suara terjadi dengan berbagai modus. Dilakukan dengan rapi hingga menyulitkan pengawas memperoleh bukti dan keterangan saksi.

Berangkat dari kondisi ini, Kaltim Post yang sejak awal kampanye pemilu fokus membahas indikasi politik uang kembali menghadirkan wadah diskusi untuk mencari solusi. Rembuk Etam yang sudah menjadi garapan surat kabar pertama dan terbesar di Kaltim jadi bentuk aktualisasi.

"Kami jadwalkan pelaksanaannya ada 9 April 2019 mendatang di Hotel Blue Sky, Balikpapan," kata Koordinator Rembuk Etam Romdani, kemarin (25/3).

Mengusung tema “Bergelimang Politik Uang”, Rembuk Etam akan menghadirkan sejumlah tokoh dan politisi ternama di Kaltim sebagai peserta. Khususnya yang menjadi calon legislatif (caleg) peserta dalam Pemilu 2019. Baik dari DPR RI, DPRD Kaltim, DPRD Kabupaten/Kota, dan DPD RI. Juga pihak-pihak yang berkepentingan dalam pemilu. Tak ketinggalan menghadirkan pengawas pemilu dan perwakilan penegak hukum. Semua demi keberimbangan dan kredibilitas atas diskusi yang dilaksanakan.

"Jadi tak hanya membahas soal program caleg saja. Namun juga mendiskusikan program pemerintah. Apakah sudah sesuai dengan usulan warga melalui wakil rakyat yang saat ini duduk di parlemen," beber Redaktur Pelaksana Kaltim Post itu. (rom/kri)

Editor : octa-Octa