BALIKPAPAN-Seorang pembantu rumah tangga di salah satu perumahan elite di Balikpapan Baru nekat melompat dari lantai dua rumah majikannya, Sabtu (4/5) sore. Diketahui korban bernama Ida Nurinaya (22), warga Jawa Tengah.
Saat itu, korban ditemukan warga dalam keadaan kesakitan di pos polisi Balikpapan Baru. Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Sabhara Polres Balikpapan yang tengah patroli di kawasan tersebut mendapat informasi temuan warga. Dari sanalah, petugas langsung menuju lokasi kejadian dan memastikan informasi itu.
“Sampai di sana benar saja, anggota mendapati seorang wanita sedang tergeletak dalam kondisi kesakitan,” ujar Kapolres Balikpapan, AKBP Wiwin Firta melalui Kasat Sabhara AKP Akbar Pontoh, kemarin.
Melihat kondisi korban yang kesakitan, korban pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) menggunakan mobil patroli Sabhara.
Dari interogasi awal, Ida mengaku sengaja lompat dari lantai dua rumah majikannya lantaran sudah tidak kuat bekerja, karena sering dimaki-maki sang majikan. Lebih parahnya lagi, gaji korban selama dua bulan belum dibayar.
“Korban ini mengaku tidak nyaman dan tidak betah kerja di rumah majikannya, karena sering di maki-maki sama majikannya bila salah dalam bekerja,” bebernya.
Di RSKD, Ida langsung mendapatkan perawatan intensif. Dari hasil pemeriksaan di rumah sakit, akibat melompat dari lantai dua rumah majikannya, korban mengalami patah tulang di bagian dengkul sebelah kanan dan pinggul.
“Korban mengalami sejumlah patah tulang, saat ini masih menjalani perawatan di RSKD,” imbuhnya.
Saat ini, kasus lompatnya pembantu rumah tangga tersebut telah dilimpahkan ke Polsek Balikpapan Selatan untuk ditindaklanjuti. “Kami hanya membantu mengevakuasi korban, sedangkan proses lanjutnya sudah kami serahkan ke pihak polsek untuk menangani,” pungkas dia. (pri/yud/k1)
Editor : izak-Indra Zakaria