TENGGARONG. Setelah kembali dilantik sebagai anggota DPRD Kukar, maka Alif Turiadi segera melaksanakan tugas selaku wakil rakyat. Salah satunya melakukan pengawasan terhadap pembangunan fasilitas umum. Seperti proyek pembangunan jalan dan jembatan di Desa Manunggal Daya, Kecamatan Sebulu, sepanjang 2,3 Kilometer dengan anggaran sebesar Rp 5,5 miliar.
“Kami meminta supaya jalan dibangun sepanjang 2,3 Kilometer untuk 4 dusun di Desa Manunggal Daya ini, benar-benar berkualitas. Supaya dapat bermanfaat bagi warga dalam waktu lama. Makanya, semua material proyek jalan itu harus lulus pemeriksaan serta uji kualitas dari lembaga auditor sertifikasi independen, seperti Sucofindo. Sebelum itu dilakukan, proyeknya jangan dulu dikerjakan,” ujar Alif --demikian politisi Partai Gerindra ini akrab disapa-- ketika meninjau lokasi rencana tersebut, Senin (26/8) siang.
Kunjungan Alif itu juga didampingi Kepala Desa (Kades) Manunggal Daya, Suyanto serta tokoh masyarakat setempat. Penegasan itu disampaikannya, mengacu prosedur resmi mengenai pekerjaan sebuah proyek. Bahwa sebelum digunakan, maka semua material vital harus melalui uji laboraturium atau pemeriksaan pihak auditor sertifikasi.
“Uji sertifikasi material tersebut, semisalnya besi untuk rangka jalan beton ini, disaksikan semua pihak terkait. Seperti Dinas Pekerjaan Umum, kontraktor pelaksana sampai pihak pemerintah desa terkait. Dari situlah bisa diketahui kualitas semua material. Karena semua material itu kan ditimbun di tanah. Tidak mungkin dibongkar lagi untuk pemeriksaan, jika nanti sudah terpasang,” jelasnya lagi.
Selain itu, Dinas PU juga harus aktif melakukan sosialisasi ke masyarakat sekitar lokasi kegiatan. Tidak lupa, dapat memberdayakan warga sekitar untuk pekerjaan proyek jalan itu. Supaya masyarakat lebih merasakan banyak manfaat. Selain memiliki jalanan baru dan berkualitas, juga mengalami peningkatan kesejahteraan dan nilai ekonomis.
“Beberapa hari lalu, pihak terkait sudah memasang plang mengenai proyek pembangunan jalan pada 4 lokasi, tersebar di 4 dusun pada Desa Manunggal Daya. Jadi untuk pemerataan, maka jalanan sepanjang 2,3 Kilometer itu disebar pada Dusun Rapak Baru, Dusun Permai, Dusun Sidorejo serta Dusun Panggi. Kami juga berharap material digunakan memang berkualitas, supaya jalanan dibangun nanti bertahan lama. Jangan sampai hanya setahun, sudah rusak-rusak,” ujar Kades Manunggal Daya, Suyanto. (idn/beb)
Editor : rusli-Admin Sapos