Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pelaksanaan Kontes Robot Cerdas 2019 Sukses

rusli-Admin Sapos • 2019-10-23 21:56:18

KONTES Robotik Cerdas (KRC) 2019 sukses digelar. Penyelenggara telah menemukan para juara dari kontes yang diadakan Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Samarinda (Polnes). Ajang yang diselenggarakan di Auditorium Polnes tersebut dilaksanakan pada Senin-Selasa (21-22/10).

Para juara tersebut diantaranya untuk tingkat SD yakni juara 1 SD Fastabiqul Khairat, juara 2 SD Islam Bunga Bangsa, dan juara 3 SD Citra Kasih. Sementara tingkat SMA yakni juara 1 Life Team dari SMK TI Labbaika, juara 2 Cyber Punk dari SMK TI Labbaika dan juara 3 Yaeger Robotics V2 dari SMK TI Airlangga.

Untuk tingkat umum, juara 1 Restu Bapa Ibu, juara 2 Bekantan dan juara 3 Buchiro. Hebatnya, ketiga juara ini berasal dari Institut Teknologi Kalimantan. Sementara Most Valuable Player atau MVP yakni untuk tingkat SMA Ronin dari MAN 2 dan tingkat umum diraih GUCCI GANK 2.0 dari Politeknik Negeri Samarinda.

Pembina Jurusan Teknologi Informasi Polnes Supriadi mengatakan, KRC tahun ini berlangsung sukses meskipun dari tahun ke tahun untuk jumlah pesertanya tidak begitu signifikan. "Tetapi yang menarik dari dua tahun diadakan ini, adanya ekshibisi bagi anak SD," ujarnya.

Ia menyebutkan ajang ini dapat dikatakan sebagai pengabdian masyarakat dari mahasiswa bersama dosen Polnes bagi masyarakat. "Karena di kontes ini kami melibatkan masyarakat luar kampus, dan di sini pula sebagai salah satu media dalam penerapan bidang algoritma khususnya pada pembuatan robot cerdas atau teknologi," lanjutnya.

Supriadi menuturkan khusus di Kaltim, masyarakatnya masih dirasa kurang dan belum begitu meminati dalam hal robotik. "Jadi kami ingin membangkitkan dan memunculkan jiwa kompetisi bagi siswa dan mahasiswa di bidang robotik," tambahnya. Harapannya agar di level nasional dapat muncul perwakilan dari Kaltim ataupun Kaltara. Ia mengharapkan untuk di level nasional bahkan internasional itu akan ada. Namun sebelumnya Supriadi menginginkan dari kontes ini bisa membangun budaya berkompetisi implementasi robotika di mahasiswa maupun pelajar.

"Kalau kultur kompetisi itu sudah terbentuk, maka kampus dimanapun nantinya akan bisa bersaing membawa nama daerahnya dalam kompetisi robotika," harapnya. Ia pun berharap agar para peserta yang mengikuti ajang ini nantinya dapat menularkan jiwa kompetisi ke teman sebayanya dan membawa pengaruh positif di lingkungan kampus ataupun sekolahnya masing-masing. (adv/nch/nin)
    

Editor : rusli-Admin Sapos