Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Tersenggol Truk, Tewas di TKP

izak-Indra Zakaria • Senin, 25 November 2019 | 12:54 WIB

BALIKPAPAN – Unit Laka Satlantas Polres Balikpapan tengah menyelidiki kecelakaan maut yang menewaskan pengendara sepeda motor di kawasan Jalan AWS Syahrani, Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara, Sabtu (23/11) siang. Awalnya identitasnya tidak ditemukan. Tidak ada pula SIM C.

Belakangan korban diketahui bernama Eko Prasetyo (40). Mengendarai motor KT 6713 KO, Eko adalah perantauan asal Kelurahan Baleturi, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Ini setelah penyidik menghimpun informasi dan menelusuri pemilik kendaraan berdasarkan identitas pelat nomor. Kendaraan tersebut terdaftar atas nama Robiansyah. Alamatnya mes sebuah perusahaan di kawasan Balikpapan Barat.

“Setelah ditelusuri, identitas korban diketahui,” kata Kapolresta Balikpapan AKBP Wiwin Firta bersama Kanit Laka Satlantas Iptu Sirait, Minggu (24/11).

Di Balikpapan, korban belum menetap setahun. Saat terjadi kecelakaan, korban hendak menuju ke tempat kerja.

Dari pemeriksaan di lokasi kejadian, korban rupanya hendak mendahului truk KT 8655 YL dikemudikan Suryanto dari arah Somber menuju Soekarno-Hatta. Saat kondisi jalanan menanjak.

“Saat berusaha mendahului truk, motor tersenggol dan jatuh. Korban luka berat di kepala, tewas di tempat kejadian perkara (TKP),” jelasnya.

Sementara Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kaltim menyebut, kecelakaan depan-depan tahun ini mendominasi. “Tabrakan depan lawan depan, korban paling banyak pengendara motor,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim Kombes Pol Eddy Djunaedi.

Ketika di jalan, ada kendaraan lambat di depan, pengendara terburu-buru, berusaha mendahului. Karena kurang hati-hati ketika mendahului kecelakaan kerap tak bisa dihindari.

Dia mencontohkan, poros Balikpapan-Samarinda, pengendara yang ingin mendahului wajib memerhatikan markah jalan (garis putih lurus) dan pandangan di depan.

“Kalau sudah dipastikan aman, tinggal menjaga ruang cukup bagi kendaraan yang ingin melewati,” imbuh dia.

Namun yang terpenting pula, kata perwira melati tiga ini, perhatikan cermin mobil. “Spion ini untuk mengetahui pandangan belakang guna melihat kendaraan yang mendekat dari arah belakang,” urainya.

Selain itu, pengendara wajib memerhatikan penggunaan lampu sein yang dianggap penting. “Kelihatannya sepele tidak menyalakan, namun bisa berisiko kecelakaan,” ungkapnya. (aim/ms/k18)

Editor : izak-Indra Zakaria