BALIKPAPAN – Dalam waktu dekat, Komisi IV DPRD Balikpapan berencana melakukan sidak alias turun ke lapangan melihat beberapa fasilitas pendidikan di Kota Minyak. Wakil Ketua Komisi IV Iwan Wahyudi mengatakan, tujuan pemeriksaan fasilitas pendidikan ini berhubungan dengan momen penerimaan peserta didik baru (PPDB).
Tak terasa dalam pertengahan tahun nanti, proses PPDB sudah berjalan. Maka dari itu, pihaknya perlu melakukan pengecekan fasilitas pendidikan untuk mengetahui kekurangan dan kebutuhan. Terutama terkait jumlah rombongan belajar (rombel) dan ruang kelas baru (RKB).
Saat ini, pihaknya juga meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk menghitung berapa besar jumlah output siswa dari sekolah dasar (SD) pada tahun ini. “Kaitannya dengan kesiapan SMP kita untuk menampung output lulusan dari SD,” tuturnya.
Belajar dari periode PPDB tahun lalu, kebutuhan fasilitas pendidikan SMP sangat besar di Balikpapan Utara. Imbas dari pertumbuhan permukiman yang cukup besar di sana. “Contoh di Kelurahan Graha Indah, pertumbuhan penduduk yang meningkat tidak diimbangi dengan bertambahnya fasilitas pendidikan,” bebernya.
Bahkan di Kelurahan Batu Ampar yang penduduknya padat tidak ada SMP. Terkait masalah itu, Komisi IV sudah melakukan diskusi awal dengan Disdikbud. Sebagai solusi ada menambah RKB dan pembangunan SMP Terpadu atau SMP 24. Rencananya sidak akan berkunjung ke fasilitas pendidikan itu.
“Kami mau lihat apa kekurangannya dan seberapa kebutuhan ke depan supaya bisa berjalan. Ini yang akan kami petakan,” ucapnya. Sedangkan untuk penambahan RKB, menurutnya penting untuk inventarisasi terlebih dahulu berapa besar kebutuhan. (din/pro)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan