Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Rumah Kayu Milik Wakil Ketua DPD RI Hangus

izak-Indra Zakaria • 2020-05-16 11:08:12
JADI ABU: Pemadam berupaya memadamkan api yang melahap bangunan kayu di Jalan AW Sjahranie, RT 38, Sangatta Utara, kemarin.
JADI ABU: Pemadam berupaya memadamkan api yang melahap bangunan kayu di Jalan AW Sjahranie, RT 38, Sangatta Utara, kemarin.

SANGATTASatu rumah joglo di Jalan AW Sjahranie, RT 38, Sangatta Utara, yang sudah lama tidak ditempati pemiliknya, yakni Wakil Ketua DPD RI Mahyudin sisa arang. Kebakaran melanda bangunan kayu tersebut Kamis (14/5) sekitar pukul 08.40 Wita. 

Belum diketahui penyebab pasti, hanya saja dugaan sementara api berasal dari kompor. Menurut Mahyudin, tempat itu merupakan bekas warung makan milik istrinya. Namun, bertahun-tahun sudah tidak terpakai dan ditempati oleh orang yang tidak dia kenal. "Ini bangunan bekas tempat warung makan punya istri saya, yang sekarang kosong dan ditinggali orang," ungkapnya.

Tidak pernah dikunjungi, lanjut dia, rumah tersebut tidak dia sewakan. Namun, dengan adanya kejadian itu, dia mengaku hanya akan mengikhlaskan. Terlebih, rumah dengan bangunan kayu ulin itu telah rata dengan tanah.

"Saya sudah lama sekali tidak berkunjung ke tempat itu, sehingga tidak tahu siapa saja orang yang tinggal di situ (tidak pernah izin ke saya). Saya tidak kenal dengan orang yang tinggal. Dalam pikiran saya, mereka orang yang ngga punya rumah, kasihan, biarkan saja mereka tinggal di situ. Hari ini terbakar, saya tidak tahu sebabnya, tapi sudahlah. Innalilahi wa inna illahi rojiun. Semoga orang yang tinggal di situ dan menjadi korban diberikan kesabaran," bebernya.

Salah satu saksi lain, seorang ibu rumah tangga yang menetap di tempat yang sama, Pancawati menjelaskan kronologi kejadian. Saat kejadian, dia melihat kepulan asap dari dalam kamar saudara Komang, penghuni lain. Dia pun mencoba melihat ke dalam kamar tersebut, namun pintu kamar dalam kondisi terkunci. Nahas, si jago merah kian membesar, dia semakin panik dan berupaya mencari pertolongan. 

"Sepertinya api berasal dari kamar Komang, dia orang baru di sini. Sepertinya dia sedang memasak namun lupa mematikan kompor terus ditinggal bekerja. Akhirnya api semakin besar," ungkapnya.

Sekira satu jam kemudian, api berhasil dipadamkan oleh empat armada pemadam. Kepala Pemadam Kebakaran Kutim Nurjaen menyebut belum mengetahui penyebab kejadian itu. “Kami tiba di lokasi, rumah sudah terbakar. Mungkin hanya penjaganya," tutup dia. (*/la/dns/k8)

 

 

Editor : izak-Indra Zakaria