Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Tagihan PDAM Capai Rp 10,4 M

izak-Indra Zakaria • Kamis, 16 Juli 2020 | 12:57 WIB
Photo
Photo

Setelah berjalan tiga bulan, Pemkot Bontang memutuskan tidak lagi menanggung biaya tagihan air ke sebagian pelanggan PDAM.

 

BONTANG - Salah satu instrumen kebijakan Pemkot Bontang untuk meringankan beban masyarakat terdampak pandemi Covid-19 berakhir. Di Juli ini, bagi pelanggan PDAM yang sebelumnya mendapatkan air gratis diwajibkan membayar tagihan mereka untuk pemakaian Juni.

Dirut Perumda PDAM Tirta Taman Suramin mengatakan, tercatat total pembayaran selama tiga bulan masa  penggratisan mencapai Rp 10.458.552.988. Rinciannya, pada Maret sebesar Rp 3.179.00.938, April Rp 3.613.382.300, dan Mei Rp 3.666.169.750.

"Terjadi peningkatan jumlah tagihan karena ada penambahan sambungan rumah (SR) yang digratiskan," ucap Suramin. Pada April, total pelanggan yang mendapatkan subsidi mencapai 26.280 SR. Lalu pada Mei naik menjadi 26.366 SR. Dan terakhir di Juni bertambah menjadi 26.479 SR.

“Ini berdasarkan data yang masuk klasifikasi penerima bantuan subsidi,” kata Suramin. Dia membenarkan adanya grafik kenaikan angka pembayaran tagihan tiap bulan. Namun, dalam jumlah yang tidak terlalu banyak. Peningkatan ini karena banyaknya sambungan baru, pembukaan meteran kembali, dan re-klasifikasi golongan.

“Jadi bukan karena adanya kenaikan tarif. Tetapi murni disebabkan pemakaian juga meningkat,” ucapnya. Tercatat pada bulan Mei, total sambungan baru mencapai 113 SR. Akan tetapi yang ditanggung pembayarannya hanya 107 SR. Pengaktifan kembali meteran di bulan sama sebanyak 6 SR. Faktor ini umumnya ialah pelanggan yang memiliki tunggakan sehingga ditutup meterannya oleh manajemen.

“Seperti saya yang biasanya berdua di rumah sekarang ada tujuh orang. Otomatis pemakaian air bersih juga bertambah, sebutnya. Terkait bulan pertama pembayaran pelanggan setelah subsidi dicabut belum bisa direkap oleh pihak manajemen. (*/ak/rdh/k15) 

Editor : izak-Indra Zakaria