TANA PASER - Armada bus antar-kabupaten/kota jurusan Tanah Grogot ke Penajam Paser Utara (PPU) per November 2020 ini akan ditambah satu unit. Dari sebelumnya hanya tiga unit per hari. Koordinator Terminal Paser Kilometer 7, Dinas Perhubungan Kaltim, Suryanta mengatakan penambahan tersebut untuk jadwal keberangkatan pagi, yaitu muat pukul 07.30 Wita dan berangkat pukul 08.00 Wita.
"Ini untuk bus kapasitas 30 penumpang, tarifnya juga tetap Rp 50.000," kata Suryanta, Minggu (1/11). Dan untuk bus Penajam-Grogot, rencananya bakal bertambah jadwalnya seiring dengan penambahan unit di Grogot. Yaitu jadwalnya lebih sore. Sekitar pukul 15.00 Wita keberangkatan terakhir.
Selain itu dia menginformasikan, lokasi terminal yang berada di Kilometer 7 saat ini, rencananya akan dipindah ke Kilometer 9. Tepatnya di sebelah lokasi rumah adat yang tengah dibangun. Namun untuk perpindahannya, masih menunggu informasi lebih lanjut oleh Dinas Perhubungan Kaltim, selaku pengelola terminal ini sejak 2017.
Sebelumnya juga per 28 Oktober, Salah satu BUMN di bidang transportasi darat, yaitu DAMRI, bakal membuka jurusan baru yang akan melintasi daerah Paser sebagai tempat persinggahan penumpang. Yaitu jurusan Banjarmasin- Samarinda yang melintasi Batu Licin, Kabupaten Tanah Bumbu dan juga sebaliknya.
Otomatis jalur ini akan melewati ibu kota Paser ,yaitu Kecamatan Tanah Grogot. Karena selama ini jurusan tersebut hanya melalui jalur trans-Kaltim melalui Tabalong (Kalsel) dan tembus di Kecamatan Kuaro, Paser.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Paser Inayatullah mengatakan per 28 Oktober, izin trayek antarkota antarprovinsi (AKAP) telah dikantongi pihak DAMRI dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Sejak Agustus sudah ada perwakilan DAMRI datang ke Dishub Paser dan Terminal Kilometer 7, menginformasikan rencananya trayek baru ini. "Rencananya singgah di Terminal Kilometer 7 untuk mengangkut penumpang di Tanah Grogot dan sekitarnya," kata Inayatullah.
Jadwal keberangkatan masih hanya satu armada, baik itu dari Banjarmasin ke Samarinda dan sebaliknya. Dari Banjarmasin pemberangkatan dimulai pukul 17.00 Wita, sedangkan yang dari Samarinda pukul 08.00 Wita. Dengan kuota 40 penumpang dan tarif Rp 250 ribu.
Sementara untuk tarif jika penumpang naik dari Tanah Grogot, belum ditentukan secara resmi. Hanya jadwal tiba bus dari Banjarmasin di Tanah Grogot pukul 08.00 Wita dan dari Samarinda pukul 17.00 Wita.
"Masih akan dihitung tarifnya setelah mulai dioperasikan, dengan memerhatikan jarak atau jumlah kilometer yang akan ditempuh di rute tersebut," urainya.
Armada pun masih satu unit per hari baik dari Banjarmasin atau Samarinda, karena trayek baru DAMRI ini masih kategori angkutan perintis. Dan angkutan satu-satunya di jalur tersebut. (jib/far/k15)
Editor : izak-Indra Zakaria