Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Meski Dimasa Pandemi, Ini Segudang Prestasi Desa Tepian Langsat

izak-Indra Zakaria • 2020-11-30 10:24:51
MEMBANGUN: Pjs Bupati Jauhar Efendi (kedua kanan), camat Bengalon, kepala Desa Tepian Langsat, dan ketua koperasi saat penyerahan cendera mata. LELA RS
MEMBANGUN: Pjs Bupati Jauhar Efendi (kedua kanan), camat Bengalon, kepala Desa Tepian Langsat, dan ketua koperasi saat penyerahan cendera mata. LELA RS

Pjs Bupati Kutai Timur (Kutim) Jauhar Efendi meresmikan SMP 1 Filial Bengalon, Kamis (26/11) lalu. Dia juga menjadi saksi penyerahan pendapatan asli desa (PADes) dari koperasi kepada Desa Tepian Langsat. 

 

PENDAPATAN asli desa di kecamatan itu rupanya tertinggi di Kaltim. Jadi, akan memberi contoh setiap daerah agar dapat belajar dan mencontoh Desa Tepian Langsat. 

"Dari 841 desa di Kaltim, desa ini bisa saya pastikan menjadi penghasil PADes terbanyak, seharusnya bisa dicontoh desa-desa lain. PADes mereka mencapai Rp 600 juta, malah ke depan ditarget 800 juta, itu merupakan terbanyak," jelasnya. 

Menurutnya, semakin tinggi PADes, membuat desa tersebut tidak banyak bergantung pada DD/ADD. Banyak prestasi dan program yang dapat ditorehkan dengan memaksimalkan anggaran tersebut. 

"Itu merupakan langkah awal. Kecamatan Bengalon memang banyak prestasinya, yang kemarin juara mengikuti kompetisi juga dari sini," imbuhnya. 

Di tempat yang sama, Kepala Desa Tepian Langsat Zeky Hamzah menjelaskan, sumber pendapatan daerah di desanya didukung penuh dari anggaran yang disetor Koperasi Unit Desa (KUD) Tepian Prima Sawit. Menurut dia, banyak pembangunan yang didukung koperasi tersebut hingga berdampak ke masyarakat daerah. 

"Koperasi itu merupakan yang kompeten di Kaltim. Banyak yang mereka berikan ke masyarakat desa. Di antaranya, kontribusi lahan untuk sekolah, lapangan voli, pembangunan aula, pembelian lahan kecamatan, hingga jembatan. Koperasi sangat membantu desa," ujarnya. 

Pemberdayaan koperasi menjadi skala prioritas yang dilakukan pihak desa. Dia menyebut, birokrasi kompleks juga dilakukan dengan berkoordinasi ke Camat Suharman. "Kami tidak hanya membina KUD, tapi badan usaha milik desa (Bumdes) juga menjadi perhatian, terlebih mereka sangat berperan. Bahkan di atas 70 persen membantu daerah ini," tutur alumnus Unmul itu. 

Ada lima koperasi di bawah bimbingannya. Namun, Tepian Prima Sawit merupakan kontributor paling besar. Koperasi tersebut sudah bisa melakukan pengadaan truk, tanki, dump truck, hingga kendaraan kecil yang dapat direntalkan, bahkan tak jarang kerap melibatkan tokoh kepemudaan. 

"Peran desa menghimpun stakeholder yang ada di sini, mereka mampu menyejahterakan anggota juga masyarakat. Kami mau berjuang kalau untuk kepentingan masyarakat," tegasnya.

Dia berharap, kemandirian desa dapat lebih maju untuk keluar dari keterpurukan. Banyak hal yang perlu diperjuangkan. Termasuk membangun gedung desa, membangun SMA, serta mencetak mahasiswa dari desa itu. Tidak kalah penting, ia menargetkan agar Tepian Langsat dapat menjadi kecamatan sendiri dengan segala persiapan yang ada. "Kami juga ingin membuatkan asrama mahasiswa yang berkuliah jauh, apa yang dikerjakan dapat berdampak pada banyak manfaat," terang Zeky. 

Ketua Koperasi Tepian Prima Sawit Edi Wahyudi membeberkan bahwa koperasi berdiri sejak 2006. Dengan luasan koperasi mitra 1.504 hektare, kemudian dari 661 petani di bawah naungan koperasi, ada 221 anggota. Adapun keuntungan dikumpulkan dari anggota yang dikelola kembali untuk dipergunakan sesuai peruntukannya. 

"Dalam setahun bisa mencapai Rp 800-900 dari sisa hasil usaha. Kemudian dibagi 40 persen untuk modal usaha, 40 persen untuk anggota, dan 20 persen untuk kegiatan sosial kemasyarakatan," ungkapnya. 

Kegiatan meliputi peringatan keagamaan, bidang kesehatan di puskesmas pembantu, hingga keperluan mendadak masyarakat. "Kami berada di bawah bimbingan kepala desa. Pemerintah juga komitmen dengan anggota, sisa hasil usaha tadi dialokasikan untuk PADes," jelasnya. 

Camat Bengalon Suharman menuturkan, dari 11 desa di Kecamatan Bengalon, Tepian Langsat merupakan desa yang visioner. Banyak prestasi yang diraih, etos kerja yang tinggi membuat keberhasilan layak menjadi contoh bagi lainnya.

"Saya sangat mendukung yang dilakukan Desa Tepian Langsat, banyak prestasinya. Memang layak jika ingin menjadi kecamatan sendiri," tutupnya. (/*/la/dra/k16) 

 

 

Editor : izak-Indra Zakaria
#satgas covid