TANJUNG REDEB - Kantor Urusan Agama (KUA) Tanjung Redeb yang berada di Jalan Murjani III, nyaris dihanguskan si jago merah, pukul 17.20 Wita, (4/6).
Kata salah seorang warga sekitar, Erwin, dirinya sempat melihat asap tebal dari belakang KUA, dia mengira ada yang membakar sampah, namun dia tetap mencoba memastikannya yang ternyata asap timbul dari plafon KUA Tanjung Redeb.
"Iya saya cek kan, ternyata di atas (plafon, red) yang terbakar," katanya.
Melihat itu, dia langsung memanggil warga dan petugas KUA yang masih berada di kantor untuk membantu pemadaman. Beruntung, api tidak belum sempat membesar tapi sudah dipadamkan.
"Tadi pemadam juga datang cepat dan langsung melakukan penyiraman," sambungnya.
Sementara itu, Penyuluh Agama di KUA Tanjung Redeb Usman, mengatakan, saat mendengar teriakan warga pihaknya juga langsung memeriksanya dan didapati api sudah mulai membesar. Kemudian ia bersama warga lainnya melakukan penyiraman manual sembari menunggu petugas pemadam kebakaran (Damkar) datang.
"Benar kami bakar sampah, karena tidak terjaga kemungkinan apinya naik ke sana (plafon, red)" katanya.
Adapun bagian yang terbakar disebutnya merupakan tempat penyimpanan berkas aset nikah warga, namun dipastikannya semua berkas tersebut aman. "Alhamdulillah aman semua," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Nofian Hidayat mengatakan, pihaknya langsung menurunkan empat unit mobil pemadam kebakaran saat mendengar informasi tersebut. "Ada empat unit, namun semua kondisi aman," katanya.
Terpisah, Kapolsek Tanjung Redeb, Iptu Nurhadi menuturkan, dugaan terbakarnya bagian plafon KUA memang karena pembakaran sampah kemudian api terbawa angin sampai ke atas. (hmd/sam)
Editor : izak-Indra Zakaria