Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Tekan Kematian Penyu, Usulkan Pembuatan Jalur Speedboat

izak-Indra Zakaria • Jumat, 1 April 2022 - 01:23 WIB
Saga
Saga

TANJUNG REDEB – Anggota DPRD Dapil III, Saga, turut sayangkan kematian penyu yang merupakan ikon Berau akibat terkena baling-baling speedboat.

Untuk mencegah hal itu terulang, dirinya meminta aparatur kampung untuk bisa melakukan sosialisasi kepada motoris atau pemilik kapal untuk lebih berhati-hati saat melintas di lokasi-lokasi yang kerap dilintasi penyu.

“Karena banyak penyu yang berkeliaran di sekitar Pulau Derawan, maka dari itu jika sudah mengetahui spot tersebut para pemilik kapal untuk bisa mematikan mesin atau mencari cara agar kejadian tersebut tidak lagi terulang,” katanya, Rabu (30/3).

Ditegaskannya, penyu adalah hewan yang dilindungi oleh undang-undang. Maka sudah sepatutnya masyarakat bisa lebih menjaganya.

“Jaga kelestarian pulau kita, karena ini adalah aset yang bisa menopang perekonomian masyarakat di Kabupaten Berau khususnya warga sekitar,” sebutnya.

Disebutnya, akan lebih baik jika dibuatkan jalur aman bagi speedboat yang hendak memasuki Pulau Derawan, begitu juga pulau lainnya yang kerap dihampiri penyu.

“Mungkin kedepan akan kita buatkan jalur khusus untuk jalur bagi speedboat, agar aman melintas tanpa membahayakan ekosistem laut,” tutupnya.

Sebelumnya, bangkai penyu ditemukan warga Kepulauan Derawan, sekira pukul 16.00 Wita, Minggu (27/3). Penemuan ini menurut warga bukan yang pertama di tahun ini, bahkan menurut penuturan salah seorang warga Herry Gunawan, kejadian ini sudah mencapai puluhan kali.

Katanya penyu tersebut mengambang dengan luka menganga di bagian kepala, sehingga diperkirakan mati karena terkena baling-baling speedboat yang melintas.

Dengan seringnya penyu tertabrak ataupun terkena baling-baling speedboat, secara perlahan akan menurunkan populasi penyu di Derawan. “Harus ada regulasi terkait kecepatan speedboat saat hendak memasuki pulau agar hal seperti ini bisa dihindari,” katanya. (aky/sam)

Editor : izak-Indra Zakaria
#ragam