Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Beasiswa Berau Gemilang 2022, Ada 622 Pendaftar yang Akan Gigit Jari

izak-Indra Zakaria • 2022-06-17 16:07:13
Syafri
Syafri

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau kembali membuka Beasiswa Berau Gemilang 2022. Saat ini sudah sebanyak 2.422 orang yang mendaftar. Hal itu diutarakan Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Berau, Syafri, kemarin (16/6).

Dari total sebanyak 2.422 pendaftar itu di antaranya untuk jenjang D2, D3, D4 dan S1 ada sebanyak 1.419 orang. Sedangkan jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) ada sebanyak 1.003 orang. Total pendaftar tersebut saat ini sudah dalam tahap verifikasi berkas.

"Untuk pendaftaran sudah ditutup sejak 30 Mei lalu. Sebelumnya dibuka pada Maret," ujarnya.

Sebutnya, pencairan baru akan dilakukan setelah proses verifikasi berkas tersebut telah rampung. Mengenai kuota penerima untuk jenjang D2, D3, D4 dan S1 hanya 1.000 orang. Sementara untuk kuota SMA sebanyak 800 orang.

"Tahun ini ada kenaikan, dan anggarannya itu sudah kita siapkan," sambungnya.

Diakuinya, kebutuhan anggaran yang disiapkan sekitar Rp 6,4 miliar. Besaran beasiswa yang diterima oleh masing-masing mahasiswa dan pelajar pun berbeda. Yakni jenjang pendidikan untuk mahasiswa akan menerima beasiswa sebesar Rp 4 juta dari sebelumnya Rp 3 juta. Sedangkan pelajar akan mendapatkan Rp 3 juta dari sebelumnya Rp 2 juta.

"Jadi kenaikannya Rp 1 juta di setiap jenjang pendidikan," katanya.

Jelasnya juga, ada dua kategori Beasiswa Berau Gemilang yakni beasiswa berprestasi dan tidak mampu. Sementara yang diprioritaskan adalah mahasiswa atau pelajar yang kurang mampu. Untuk yang tidak mampu dipastikan Syafri sudah terdata semua. Setelah itu baru dipilih yang berprestasi.

"Nantinya beasiswa akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima beasiswa," katanya.

Dalam pelaksanaan ini bebernya juga, kendala yang sering terjadi, dihadapi pihaknya haya pada adanya rekening penerima yang tidak aktif, sehingga dananya tidak bisa ditransfer . Jika sudah tutup buku, terpaksa dana tersebut dikembalikan ke kas daerah.

“Kalau tahun lalu Alhamdulillah realisasi beasiswa 100 persen. Tidak ada dana yang dikembalikan,” tutupnya. (mar/sam)

Editor : izak-Indra Zakaria
#pendidikan