TANJUNG REDEB – Pulau Maratua kembali ramai. Turunnya kasus Covid-19 di Berau membuat turis lokal maupun mancanegara, memanfaatkannya untuk berlibur di pulau ini.
Rombongan turis tentu tidak hanya menikmati keindahan pantai namun juga surga bawah laut di Maratua. Menurut salah seorang pegawai resor di Maratua, Dwi, pihaknya sempat tertatih beberapa tahun lalu, saat pandemi mengganas di Berau, namun kini sudah berangsur pulih.
“Bersyukur pastinya, dengan banyaknya wisatawan yang datang ini,” katanya belum lama ini.
Diketahui, Maratua masuk Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), bersama dengan Pulau Derawan dan juga Bidukbiduk. Maratua sendiri, selain memberikan keindahan pantainya, juga terdapat surga tersembunyi di bawah lautnya, di mana jejeran terumbu karang, menjadi daya tarik bagi setiap wisatawan yang menyelam.
"Karena gugusan karang yang indah, jadi orang suka untuk menyelam di sini (Maratua)," terang Dwi. "Sekarang juga wisatawan asing juga mulai berdatangan," lanjutnya.
Terpisah, salah seorang turis asal Australia, yakni Andrew mengatakan, dirinya sudah keempat kalinya ke Maratua bersama dengan teman dan keluarganya. Menurutnya, Maratua menjadi destinasi favorit bagi para penyelam. Keanekaragaman hayati bawah lautnya tentu menjadi daya tarik tersendiri.
“Jika ini tidak dikelola dengan baik, tentu menjadi sia-sia apa yang ada,” katanya.
Ia juga meminta kepada pemerintah daerah, agar bisa lebih memberi perhatian ke Maratua, baik sarana dan prasarananya (sapras) agar bisa dibenahi, hal ini bertujuan agar Maratua semakin dikenal oleh dunia.
“Maratua ini unik, di Bali tidak seindah Maratua,” jelasnya. (hmd/ind/k15)
Editor : izak-Indra Zakaria