Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Juara Ice League Timur, Wakili Kaltim Ikut Jogja Coffee Event

uki-Berau Post • Rabu, 2 November 2022 | 13:46 WIB
KE LEVEL NASIONAL: Lisa saat meracik kopi liberika yang mengantarkannya menjadi juara satu ajang Ice League Timur, dan akan mewakili Kaltim pada ajang Jogja Coffee Event.
KE LEVEL NASIONAL: Lisa saat meracik kopi liberika yang mengantarkannya menjadi juara satu ajang Ice League Timur, dan akan mewakili Kaltim pada ajang Jogja Coffee Event.

Peracik kopi sebenarnya identik dengan kaum adam. Namun tidak ada larangan bagi kaum hawa untuk menggelutinya. Hal ini dibuktikan oleh Lisa Erie Yani. Warga Berau yang berhasil menjadi yang terbaik dalam ajang Ice League Timur, yang digelar di Samarinda, beberapa waktu lalu.

 

MAULID HIDAYAT, Tanjung Redeb

 

WALAU piawai dalam meracik kopi, tapi Lisa bukanlah seorang barista. Namun perempuan bercadar ini sebenarnya bekerja sebagai peracik obat. Sebagai asisten apoteker di Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Merancang.

Lisa juga belum banyak pengalaman soal perkopian. Tapi di kesempatan pertamanya terjun dalam ajang meracik kopi, dirinya justru langsung menjadi juara pertama. “Ya terima kasih kepada Allah yang kasih rezeki. Dan terima kasih juga untuk tim, yakni Homebrewers Berau,” ucapnya.

Ia menceritakan awal mula menjadi seorang peracik kopi. Lisa yang berdomisili di Kampung Batu-Batu, Kecamatan Gunung Tabur, rela menempuh perjalanan menggunakan sepeda motornya selama satu setengah jam, untuk bisa berlatih meracik kopi di Tanjung Redeb. Tapi hal itu tidak bisa dilakukannya setiap saat. Sebab dirinya juga harus menjalankan tugas utamanya sebagai asisten apoteker di PKM Merancang.

Lisa mengaku bersyukur, mendapat bimbingan soal meracik kopi, langsung dari Bang Yos. Seseorang yang sudah ahli di bidang kopi. “Saya belajar itu dari 2019 lalu, sejak masih kuliah,” katanya.

Wanita kelahiran 21 Agustus 1998 ini, mengaku tak menyangka bisa mendapat kesempatan untuk mewakili Berau di kontes meracik kopi di Samarinda, beberapa waktu lalu. Target juara pun sangat jauh dari angannya. Sebab 19 peserta dari daerah lain di Kaltim, disebutnya sudah sangat mahir dalam hal meracik kopi. “Ya seperti mimpi. Awalnya hanya menargetkan sampai ke final saja, malah berkesempatan mewakili Kaltim ikut Jogja Coffee Event,” ucapnya.

Lisa memang pernah bekerja di salah satu kafe di Tanjung Redeb. Namun tak lama. Hanya empat bulan. Karena jarak antara rumah dan tempatnya bekerja sangat jauh, dan juga diterima menjadi asisten apoteker di PKM Merancang, Lisa pun memilih berhenti sebagai pekerja kafe.

Tapi karena sudah pernah berurusan dengan racik-meracik minuman berbahan kopi, Lisa akhirnya memutuskan untuk lebih mendalaminya, dengan setiap pekan mengikuti pelatihan yang dibimbing Bang Yos. “Seminggu dua kali, tidak bisa setiap hari,” ujar dara manis ini.

Anak pasangan dari Rasli dan Siti Salmah ini mengaku, ia bersama timnya membawa kopi asli Berau yakni Liberika Sembakungan atau lebih dikenal dengan nama Parisau. Diakuinya, kopi yang jadi bahannya mengikuti lomba, tidak full Liberika, tapi ada campuran kopi lain untuk mendukung penilaian rasa kopi. “60 persen dominan Liberika,” katanya.

Dari perpaduan tersebut, maka kopi yang diraciknya menghasilkan cita rasa jackfruit. Rasa itu jelas berbeda dengan kopi yang disajikan peserta lainnya. Dan itu hanya ada di kopi Liberika Sambakungan. “Pecinta kopi pasti tau bedanya,” ucapnya.

Tapi, untuk mengikuti lomba tersebut, Lisa harus merogoh koceknya sendiri. Proposal yang disebar timnya tidak mendapat respons dari pemerintah. Padahal keikutsertaannya adalah mewakili Bumi Batiwakkal, sekaligus membawa prodak kopi lokal. Termasuk untuk keberangkatan ke Jogjakarta nantinya. “Ya dana dari panitia saja, sisanya pribadi,” paparnya.

Kondisi keuangan yang sulit, membuatnya sedikit mengurungkan niatnya untuk ke Jogjakarta, namun karena semangat dari timnya, ia akhirnya tetap akan berangkat ke Jogjakarta untuk mewakili Kaltim. Sebab Ketua DPRD Berau Madri Pani yang turut mendapat permohonan dukungan, mengaku akan berupaya membantu memberangkatkan Lisa dan timnya ke Jogjakarta.

Madri ingin mengapresiasi keberhasilan pemuda Berau yang sudah terbukti mengharumkan nama Berau. “Saya pikir, ini sesuatu yang positif. Saya suka kopi dan saya bangga kopi Berau bisa dikenal sampai ke luar,” ucapnya.

Politikus NasDem ini mengatakan, perjuangan Lisa tentu tidak mudah. Jadi dirinya mengapresiasi sebesar-besarnya kepada Lisa dan tim. “Yang bekerja keras mereka, sampai harum nama Berau. Tidak ada salahnya mengapresiasi mereka,” tutupnya. (*/udi)

Editor : uki-Berau Post
#feature