KECELAKAAN kerja terjadi di lokasi konsesi milik PT Kaltim Prima Coal (KPC), Senin dini hari (31/10). Lebih tepatnya di drilling area (3016 dan HDR 2023) PIT C panel 3, BCP Site Bengalon, Kutai Timur (Kutim), yang dikerjakan PT Darma Henwa, Tbk. Dari peristiwa itu, menewaskan seorang supervisor development program berinisial H (28).
Korban yang juga warga Kecamatan Bengalon, Kutim, itu tewas setelah terlindas buldoser. Berdasarkan informasi yang dihimpun Kaltim Post, dua pengawas dan helper sedang tidur di depan light vehicle (LV) sekitar drilling area.
Sedangkan buldoser bergerak dari luar area drilling, hendak menyiapkan lokasi drilling. Saat melintas di lokasi, tepat di posisi korban tertidur, buldoser melindas kepala korban. Lalu menyebabkan H meninggal di tempat. Bahkan setengah badan sebelah kanan dipastikan remuk.
Ketika dikonfirmasi, General Manager External Affairs & Sustainable Development PT Kaltim Prima Coal (KPC) Wawan Setiawan membenarkan insiden tersebut yang terjadi di area tambang PT Darma Henwa Bengalon. “Saat ini inspektur tambang sudah ada di TKP (tempat kejadian perkara) untuk memeriksa dan menyisir area yang tidak terkait dengan insiden,” katanya.
Hal itu dilakukan untuk memastikan kondisi sudah aman dan telah sesuai prosedur Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan Mineral dan Batu Bara (SMKP). Disinggung apakah akan ada penghentian operasional untuk sementara waktu, Wawan menegaskan belum bisa memastikan. “Masih menunggu hasil investigasi dari inspektur tambang. Saya tidak berani banyak memberikan informasi. Kami masih menunggu hasilnya,” singkatnya.
Diwawancarai terpisah, Kasat Reskrim Polres Kutim Iptu I Made Jata Wiranegara tak menampik kecelakaan kerja tersebut. Dia mengaku kini kasus kecelakaan tersebut sedang tahap penyelidikan. “Kami juga berkoordinasi dengan inspektur tambang dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM),” bebernya.
Jata mengatakan, pihaknya belum mengetahui penyebab korban sampai dilindas alat berat tersebut. Kini kepolisian masih mengumpulkan bukti dan keterangan dari saksi di lokasi kejadian. “Anggota masih di lapangan,” tutupnya. (rom/k8)
MUH YODIQ
muhyodiq@gmail.com
Editor : izak-Indra Zakaria