TANJUNG REDEB – Meningkatnya kasus pandemi Covid-19 sejak beberapa pekan terakhir, juga menjadi perhatian Bupati Berau Sri Juniarsih. Makanya Sri Juniarsih menginstruksikan agar kegiatan vaksinasi kembali digencarkan. “Masyarakat yang sudah vaksin satu dan dua, tetap harus booster juga,” imbuh Sri Juniarsih.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau Totoh Hermanto, sepakat dengan Bupati Sri Juniarsih. Disebutnya, vaskinasi masih menjadi tameng terbaik bagi masyarakat untuk meminimalisasi risiko terkena Covid-19. “Tentunya menjaga protokol kesehatan (Prokes) juga sangat penting, untuk memutus mata rantai penularan pandemi Covid-19,” ujarnya kepada Berau Post baru-baru ini.
Namun, yang masih menjadi permasalahan ujar Totoh, justru ketersediaan stok vaksin. Sebab sejak beberapa waktu lalu, terjadi kekosongan vaksin di Berau. “Tetapi kita juga sudah meminta, baik ke provinsi maupun pusat untuk bisa mendapatkan vaskin bagi masyarakat,” katanya.
Sesuai data pihaknya, capaian vaksinasi di Berau sudah mencapai 85,74 persen untuk dosis pertama. Dosis kedua sebanyak 73,61 persen, dan dosis ketiga atau booster masih 44,40 persen. “Untuk capaian dosis ketiga masih rendah. Nanti setelah ada stok vaksin, maka akan segera kita kejar lagi,” sambung dia.
Meski begitu, pihaknya terus melakukan sosialisasi melalui seluruh puskesmas, dan segera melakukan vaksinasi jika stok tersedia. “Tentunya dalam merealisasikan kegiatan vaksinasi, kami bekerja sama dengan pihak puskesmas, dan nanti kami koordinasikan lagi,” imbuhnya.
Totoh juga meminta kepada masyarakat untuk berhati-hati di musim penyakit influenza seperti saat ini. Menurutnya, jika masyarakat masih disiplin menerapkan prokes, tentu saja kasus positif bisa ditekan kembali.
Hingga kemarin (18/11), jumlah kasus Covid-19 mencapai 85 kasus aktif. Yang paling banyak tersebar di Kecamatan Tanjung Redeb dan Teluk Bayur. “Dua kecamatan ini sedang meningkat kasusnya, seperti di Tanjung Redeb sebanyak 22 kasus,” jelasnya.
Dia berharap, masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri, dapat mematuhi prosedur dan tidak meninggalkan rumah. “Tetap patuhi aturan yang berlaku agar kita semua bisa terbebas dari pandemi,” imbuhnya. (aky/udi)
Editor : izak-Indra Zakaria