TANJUNG REDEB - Stadion Olympic Mini Teluk Bayur telah menjalani uji coba dalam rangka persiapan Porprov VII Kaltim tahun 2022. Kegiatan itu dilaksanakan pada Minggu (20/11) malam oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, bersama bupati dan wakil bupati.
Uji coba lapangan tersebut dilakukan dengan pertandingan sepak bola antara Pemkab Berau melawan PSSI Berau. Tentunya pertandingan tersebut bertujuan untuk mengetahui seberapa layak lapangan yang akan digunakan untuk ajang olahraga empat tahunan terakbar di Kaltim ini.
Kepala DPUPR Berau Taupan Madjid mengatakan, berjalannya pembangunan ini sesuai standar yang diajukan, baik pihak PSSI maupun cabor atletik. Disebutnya, lintasan atletik di stadion tersebut juga berstandar nasional, dan kursi yang ada sebanyak 3.018. Untuk lapangan bola juga tidak kalah cantik, dan lampu penerangan sesuai standar PSSI berkapasitas 750 volt, namun pihaknya memasang sesuai standar nasional dengan kapasitas 1.000 volt, dengan garansi selama 3 tahun.
"Jadi stadion ini sudah sangat berstandar nasional, dan kita juga sudah mendapatkan sertifikat kelayakan stadion ini. Memang banyak kekurangan, terutama lampu jalan masuk. Kami akan pasang lampu yang sifatnya sementara karena tidak sempat dianggarkan," ujar Taupan.
Terhadap pengaspalan halaman parkir, dipastikannya akan tuntas dalam tiga hari. Sementara tamannya juga akan segera diselesaikan.
"Stadion ini juga sudah memiliki genset. Antisipasi PLN mati. Semoga pelaksanaan Porprov ini berlangsung lancar," tuturnya.
Bupati Berau Sri Juniarsih menambahkan, persiapan-persiapan harus segera dimaksimalkan. Mengingat kurun waktu seminggu lagi, tepatnya pada 26 November pelaksanaan Porprov VII Kaltim secara resmi diselenggarakan. Diakuinya, stadion yang menjadi venue utama porprov sudah selesai 90 persen.
"Walaupun belum 100 persen selesai, tetapi stadion ini selayaknya sudah bisa dipakai untuk para atlet," ujar Juniarsih.
"Dari situ kita dukung terus pelaksanaan Porprov ini supaya berjalan lancar dan terlaksana sukses," sambungnya.
Lanjut Juniarsih, ketika pembukaan nanti, stadion tersebut harus sudah terhiasi dengan maksimal, agar para atlet dan penonton yang menyaksikan pembukaan, tidak kecewa dengan kondisi stadion.
"Harus kita upayakan agar atlet dan penonton saat pembukaan nanti tidak merasa kecewa dengan keadaan stadion," katanya.
Mengingat waktu semakin dekat, Juniarsih pun menyarankan secepatnya untuk memasang dan membenahi lampu pada jalan area menuju stadion, dan lampu-lampu di pinggiran stadion.
"Kita akan upayakan dengan mencoba menggunakan genset sebagai percobaan," terangnya.
Yang terpenting menurutnya, saat pembukaan nanti semua kekurangan dapat teratasi dan semuanya berjalan dengan sukses.
“Tidak ada kendala, hanya memang harus melengkapi beberapa yang kurang,” tutupnya. (mar/udi)
Editor : izak-Indra Zakaria