TANJUNG REDEB –Warga Muara Pantai Labuan Cermin, tepatnya di depan Dermaga Kampung Bidukbiduk, Kecamatan Bidukbiduk, Berau, dihebohkan dengan kabar seorang bocah terbawa arus, Minggu (12/3) siang pukul 14.00Wita
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Nofian Hidayat, mengatakan pihaknya mendapat informasi dari salah satu warga bernama Erwin (40), bahwa ada bocah berusia 10 tahun, berinisial MR yang tenggelam terbawa arus.
“Menurut data yang kami dapat dari saksi bahwa korban masih kelas 4 SD,” ujar Nofian kepada Berau Post, Minggu (12/3).
Kronologi kejadian, dijelaskan Nofian, pada pukul 09.00 Wita, korban MR izin keluar rumah untuk bermain di pinggir pantai. Setelah kurang lebih lima jam tepatnya pada pukul 14.00 Wita, korban tidak ada kabar, sehingga ayah korban langsung mencari MR. “Setelah izin bermain korban tidak pulang-pulang hingga siang hari, maka dari itu orangtua langsung berinisiatif untuk mencari,” katanya.
Setelah berkeliling mencari dan tidak ditemukan, ayah korban menerima informasi bahwa anaknya tersebut hanyut setelah terpeleset saat bermain di gusung pasir dengan posisi air sedang pasang. Mendapat informasi itu, dengan cepat orangtua korban langsung melaporkannya ke pihak Polsek Bidukbiduk untuk meminta bantuan. “Setelah itu personel polsek langsung meneruskan ke tim gabungan,” jelasnya.
Menerima laporan dari pihak Polsek Bidukbiduk, tim gabungan dari TNI/Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau dan Palang Merah Indonesia (PMI) Berau dibantu masyarakat langsung melakukan pencarian ke beberapa lokasi korban terbawa arus “Tim langsung turun dan melakukan patroli keliling, hingga pukul 17.30 Wita (kemarin), pencarian dihentikan dan belum membuahkan hasil,” sambungnya.
Menurut Nofian, hari ini tim gabungan kembali akan melakukan pencarian dengan menggunakan alat yang ada dengan radius kurang lebih 50 hingga 100 meter dari tempat kerjadian terseretnya korban hingga tenggelam. “Kita akan terus melakukan pencarian, dan kemungkinan jika memang dibutuhkan kita akan lakukan snorkeling untuk mencari korban MR,” tandasnya (aky/far)
Editor : izak-Indra Zakaria