Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Ban Pesawat Super Air Jet Alami Gangguan, Penerbangan Samarinda Tujuan Surabaya Terganggu

izak-Indra Zakaria • 2023-04-03 13:03:12
ilustrasi
ilustrasi

BALIKPAPAN - Pada akhir pekan kemarin, Sabtu (1/3) para penumpang Super Air Jet, keberangkatan penerbangan nomor IU-643 rute Samarinda menuju Surabaya mengalami keterlambatan beberapa jam. Airbus 320-200 itu semestinya dijadwalkan lepas landas pukul 14.00 Wita, namun terpaksa tidak jadi berangkat dan digantikan oleh armada lain dengan jadwal penerbangan pukul 17.44 Wita.

Menanggapi itu, Direktur Utama atau Chief Executive Officer Super Air Jet Ari Azhari menegaskan, keselamatan adalah prioritas utama. Super Air Jet selalu mengedepankan keselamatan dan keamanan penerbangan dalam setiap aspek operasionalnya. Seluruh prosedur keselamatan yang ketat dijalankan untuk memastikan bahwa setiap penerbangan berjalan dengan aman dan lancar.

Dia menjelaskan perihal penyebab keterlambatan, di mana saat penerbangan IU-643 dengan Airbus 320-200 registrasi PK-SAM bergerak di landas hubung (taxiway) dengan kecepatan mesin masih rendah bersiap berbelok menuju landas pacu (runway), pilot sesuai prosedur mengurangi kecepatan dan menghentikan pergerakan pesawat, dikarenakan merasa posisi pesawat tidak semestinya atau kurang sempurna.

Pilot kemudian berkoordinasi dengan petugas layanan darat dan teknisi untuk pengecekan. Dari hasil data dan pengecekan awal di lapangan, roda pesawat bagian kanan nomor empat, terindikasi mengalami tekanan angin yang tidak tepat, yang berdampak dan dapat menyebabkan pecah ban secara tiba-tiba (tyre burst), sehingga mengganggu keseimbangan pada pesawat.

Pada kondisi tersebut, salah satu roda bagian kanan pesawat sebelah kanan keluar sedikit dari permukaan beton taxiway. Dari hasil pemeriksaan awal, teridentifikasi bahwa roda paling kanan nomor empat itu telah bergerak di luar permukaan yang seharusnya, sehingga mengakibatkan gangguan pada roda dimaksud.

"Insiden dimaksud tidak menyebabkan terganggunya operasional penerbangan lain. Seluruh tamu saat itu sudah diinformasikan dengan baik, dan diarahkan menuju ruang tunggu bandara," ucapnya. Setelah itu, penerbangan nomor IU-643 dipersiapkan kembali dengan menggunakan pesawat pengganti, yaitu registrasi PK-SGC yang didatangkan dari Balikpapan.

Proses penggantian pesawat dan administrasi membutuhkan waktu signifikan. Pesawat yang membawa 6 kru serta 168 tamu tersebut akhirnya lepas landas pukul 17.44 Wita, dari Samarinda dan waktu kedatangan di Surabaya pukul 18.14 WIB.

Oleh kejadian itu, Ari menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi kepada seluruh tamu Super atau penumpang Super Air Jet pada Sabtu, 1 April 2023, atas terjadinya keterlambatan keberangkatan penerbangan nomor IU-643 rute Samarinda menuju Surabaya.

Lantas Ari juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam menangani insiden ini dengan cepat dan efektif. Pihak maskapai penerbangan dan otoritas penerbangan juga tengah melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti dari insiden ini.

Ia pun juga menyampaikan, standar keselamatan sebelum penerbangan diimplementasikan melalui pengecekan pesawat sebelum keberangkatan, yang merupakan bagian penting dari prosedur penerbangan untuk memastikan bahwa pesawat dalam kondisi terbaik dan aman untuk terbang.

Proses pengecekan ini melibatkan beberapa tahapan, yaitu sebelum pesawat diizinkan untuk terbang, Super Crew, sebutan awak pesawat Super Air Jet melakukan pemeriksaan pra-terbang atau pre-flight check. Pemeriksaan ini meliputi pengecekan seluruh sistem pesawat.

Penyesuaian pengisian bahan bakar, dengan perhitungan yang tepat untuk memastikan bahwa pesawat dapat terbang dengan aman dan tanpa masalah. Setelahnya dilakukan pengecekan kembali semua sistem pesawat dan perlengkapan keselamatan, serta memastikan bahwa semua penumpang telah naik ke pesawat dengan aman.

"Hasil pemeriksaan sebelum keberangkatan, bahwa semua sistem dan perlengkapan pesawat dalam kondisi prima dan siap terbang. Beruntung ketika pilot akan mengoperasionalkan ditemukan kendala tersebut, sehingga bisa kita antisipasi dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut lagi," tutupnya. (ndu/k15)

Ulil

Yin.khazan@gmail.com

Editor : izak-Indra Zakaria