Dari sejumlah taman di Balikpapan, Taman Bekapai menjadi salah satu ikon paling lama dan banyak dikenal. Di sana bisa bersantai dan berburu kuliner.
M RIDHUAN, Balikpapan
mad.dhuan@gmail.com
KEBERADAAN taman di pusat kota, selain sebagai ruang terbuka hijau, juga menjadi tempat berkumpul dan bersantai. Salah satu yang menjadi pilihan banyak warga Balikpapan adalah Taman Bekapai. Letaknya yang berada dekat dengan pusat perbelanjaan dan persis di jalan protokol, membuat taman yang berada di antara Ruko Bandar Klandasan dan Kantor PLN UP3 Balikpapan itu punya daya tarik tersendiri di tengah hiruk-pikuk kota.
Layaknya sebuah taman, Taman Bekapai menyediakan tempat duduk untuk bersantai di antara pepohonan. Sayangnya, kondisi taman kini lebih terbuka karena selain pohon palem, pohon-pohon besar peneduh terkena pemangkasan. Selain itu, taman ini menjadi pusat kuliner pedagang kaki lima. Sehingga pengunjung tidak perlu repot mencari santapan apalagi untuk menu berbuka puasa.
Seperti yang dilakukan Rohim bersama istri dan anak balitanya. Warga Kelurahan Sepinggan tersebut mengaku memilih bersantai dan menghabiskan waktu menunggu buka di Taman Bekapai. Meski di Sepinggan ada Taman Tiga Generasi, namun baginya Taman Bekapai lebih strategis untuk mengajak keluarga dan kerabat untuk berkumpul dan jalan-jalan.
“Ini kan (Taman Bekapai) salah satu ikon paling lama di Balikpapan. Berada di tengah kota di antara gedung tinggi dan jalan besar. Dekat juga sama mal dan Pasar Klandasan. Jadi lebih enak saja kalau berkumpul sambil menunggu buka puasa,” ucap Rohim, Rabu (5/4).
Baginya, meski tergolong taman yang sudah lama eksis, kondisi Taman Bekapai baginya tetap terjaga baik. Meski beberapa fasilitas kini kondisinya usang dan tidak berfungsi. Seperti air mancur yang berada di tengah taman. Yang disebutnya sudah sangat jarang beroperasi.
“Saya sering ke sini. Tapi jarang lihat air mancurnya menyala. Padahal air mancur itu kan salah satu yang membuat Taman Bekapai punya daya tarik. Soal kebersihan juga baiknya tetap dijaga. Apalagi Balikpapan dikenal kota yang bersih,” ucapnya.
Sementara itu, salah satu pedagang kaki lima di Taman Bekapai, Hariyanto menyebut kondisi Taman Bekapai cenderung sepi selama Ramadan. Apalagi dengan pembatasan jam buka taman, yakni dari pukul 08.00 Wita hingga 22.00 Wita. Meski khusus pedagang, mereka bisa berjualan dari sore sampai tengah malam. “Cenderung sepi kalau puasa. Mungkin pada buka di masjid atau buka di rumah. Tapi bagi kami pedagang tidak terlalu signifikan,” ungkapnya.
Pengamatan Kaltim Post, kondisi Taman Bekapai memang masih terawat dan bersih. Meski jika diperhatikan lebih detail, sejumlah fasilitas seperti jalur pejalan kaki dan olahraga mengalami kerusakan ringan. Di samping itu, di taman ini juga ditemui sejumlah pedagang asongan. (rom/k8)
Editor : izak-Indra Zakaria