Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Said Amin Sentil Legislator dari Kaltim agar Lebih Keras Berjuang di Senayan

izak-Indra Zakaria • 2023-04-19 13:22:54
TOKOH: Said Amin menilai anggota DPR RI dapil Kaltim mesti lebih keras memperjuangkan kepentingan Bumi Etam di pusat.
TOKOH: Said Amin menilai anggota DPR RI dapil Kaltim mesti lebih keras memperjuangkan kepentingan Bumi Etam di pusat.

Perjuangan di Senayan tak pernah mudah. Wakil rakyat harus mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat yang diwakilinya.

 

 

Delapan anggota DPR RI yang mewakili Kaltim di Senayan diminta lebih keras memperjuangkan kepentingan daerah. Selama ini, suara para penyambung lidah rakyat itu dinilai kurang terdengar gaungnya, kecuali mereka yang memang lahir, besar, dan berkiprah di Bumi Etam.

Penilaian tersebut disampaikan Ketua MPW Pemuda Pancasila Kaltim HM Said Amin saat berbincang dengan media ini, Selasa (18/4). Meski terkesan subjektif, namun yang disampaikan Said ada benarnya. Kendati telah berstatus ibu kota negara (IKN), bukan berarti permasalahan mendasar di Bumi Etam teratasi. Menurut Said, hanya segelintir anggota DPR RI dari Kaltim yang benar-benar terlihat perjuangannya untuk daerah.

“Kepentingan daerah harus lebih diutamakan. Jangan mendahului kepentingan yang lain. Mereka kan duduk di sana mewakili masyarakat Kaltim,” terang Said.

Untuk diketahui, di Kaltim hanya terdapat satu daerah pemilihan (dapil) untuk DPR RI pada Pemilu 2019 silam. Dapil satu-satunya di provinsi ini hanya memperebutkan delapan kursi. Saat ini mereka yang duduk sebagai legislator mewakili dapil Kaltim adalah Rudi Mas’ud dan Hetifah Sjaifudian dari Partai Golkar; Safaruddin dan Ismail Thomas dari PDIP; Irwan dari Partai Demokrat; Awang Faroek Ishak dari Partai NasDem; G Budisatrio Djiwandono dari Partai Gerindra; serta Aus Hidayat Nur dari Partai Keadilan Sejahtera.

Pada Pemilu 2024 yang digelar 14 Februari mendatang, dapil Kaltim tidak mengalami perubahan. Tetap memperebutkan delapan kursi untuk mewakili satu provinsi seluas 127.346,92 km persegi dengan populasi 3,79 juta jiwa. Di antara provinsi di Indonesia, jumlah perwakilan Kaltim yang duduk di Senayan memang relatif sedikit. Di bawah Kaltim hanya ada Kaltara yang sebelumnya juga merupakan bagian dari Bumi Etam.

Said mengakui bahwa perjuangan legislator Kaltim di Senayan memang tidak mudah. Hanya 8 dari 500-an anggota DPR RI. Legislator Kaltim harus mampu membawa dan memperjuangkan aspirasi masyarakat yang diwakilinya di daerah.

“Karena itulah perjuangan para anggota DPR RI dari Kaltim harus benar-benar terlihat. Mereka sudah kalah jumlah, tapi bukan berarti tidak bisa ikut bersuara dan memperjuangkan masyarakat,” ungkapnya.

Meski begitu, di bagian lain Said Amin mengaku memberikan apresiasi kepada Irwan dari Partai Demokrat. Menurut dia, kiprah Irwan merupakan teladan yang bisa dicontoh koleganya dari Kaltim, sebagai bentuk memperjuangkan daerah.

“Irwan ini memang putra daerah. Meski berasal dari Kutai Timur (Kutim), tapi dia mampu memperjuangkan semua kepentingan masyarakat Kaltim secara keseluruhan,” kata Said lagi.

Menurut Said, dikotomi putra daerah dan bukan putra daerah yang mewakili Kaltim di kancah perpolitikan nasional sedikit banyaknya membawa pengaruh terhadap perjuangan mereka di Senayan. “Memang idealnya yang bisa bersuara lantang dalam memperjuangkan daerah, ya memang putra daerah,” ungkap Said.

Dia pun menyinggung pencalonan putranya, Nabil Husein, yang terdaftar sebagai bakal caleg DPR RI dari Partai NasDem dapil Kaltim. Menurut Said, dia pun tidak akan segan menekan putranya tersebut agar ikut bersuara lantang ketika dipercaya masyarakat duduk di Senayan kelak.

“Ya, memang sudah seharusnya begitu. Kita sebagai masyarakat yang akan diwakili harus ikut memberikan masukan serta kritik agar mereka benar-benar bisa memperjuangkan kepentingan masyarakat di daerah,” terangnya lagi.

Sepuluh bulan menjelang pencoblosan Pemilu Legislatif 2024, sejumlah partai memang sudah mempersiapkan kadernya untuk duduk di Senayan. Di NasDem sendiri terdapat nama-nama beken yang dipersiapkan bertarung. Selain Nabil Husein ada nama mantan Wali Kota Balikpapan Rizal Efendi; mantan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie; mantan Wakil Bupati Berau Agus Tantomo, dan petahana yang juga mantan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.

Sebab memang hanya menyediakan 8 kursi, sejauh ini tak banyak partai yang bisa menyumbangkan kadernya di Senayan dari dapil Kaltim. Beberapa partai yang gagal mengusung calonnya ke Senayan adalah PKB, PPP, dan PAN. Namun pada 2024, kompetisi memperebutkan 8 kursi ke Senayan dipastikan akan sangat ketat. Beberapa politikus berpengalaman ikut bertarung. PKB misalnya, mengusung Syafruddin yang juga anggota DPRD Kaltim dua periode. Di PAN tetap mengusung Erwin Izharuddin. (dwi/k8)

Editor : izak-Indra Zakaria