Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Berkunjung ke Rutan Tanah Grogot, Rutan Terpadat di Kaltim

izak-Indra Zakaria • 2023-04-28 13:07:55
-
-

Berbagai program dilakukan untuk mencegah dampak buruk membeludaknya jumlah warga binaan di dalam rutan dan lapas. Program itu menjadi dasar pemberian remisi. Seperti yang dilakukan Rutan Kelas II B Tanah Grogot.

Muhammad Najib, Paser

 

BERDASARKAN data per 27 April 2023, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Tanah Grogot, dihuni 704 warga binaan. Padahal, kapasitasnya hanya untuk 160 orang. Kondisi itu membuat Rutan Kelas II B Tanah Grogot menjadi rutan ataupun lapas di wilayah Kaltim dan Kaltara dengan overload  tertinggi, yakni 400 persen. Dari jumlah tersebut, tahanan yang belum vonis sebanyak 159 orang, dan sisanya merupakan narapidana yang sudah divonis di pengadilan.

Seharusnya, yang berstatus narapidana ini menghuni lapas. Namun, karena keterbatasan sarana dan prasarana, rutan yang semula hanya menampung tahanan, sekarang harus membina tahanan dengan berbagai program. Ditemui Kaltim Post kemarin (27/4), Kepala Rutan (Karutan) Tanah Grogot Bayu Muhammad menuturkan, kondisi overload saat ini adalah tantangan yang harus dijalani dengan sepenuh hati.

"Kalau kita sudah berkomunikasi dan dekat dengan hati, insyaallah walaupun overload ,suasana di rutan tetap aman dan kondusif," kata Bayu didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Achmad Zaki Al Hasni, dan Kasubsi Pelayanan Tahanan Dimas Suryanata. Bayu mengatakan, sebanyak 70 petugas bergantian menjaga 700 lebih warga binaan. Kondisi itu menurutnya tidak ideal. Karena itu, pihaknya memberdayakan warga binaan untuk menjaga kondusivitas rutan.

Saat ini, ada delapan bidang yang diberikan tugas kepada para koordinator warga binaan. Mulai dari bidang agama, pendidikan, kesehatan, olahraga, seni, kebersihan, dapur dan kegiatan kerja atau bimker. Masing-masing koordinator jumlahnya berbeda-beda sesuai kebutuhan. Melalui mereka inilah pembinaan di rutan jadi lebih optimal. Bayu juga membentuk Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang jumlahnya 36 warga binaan. Peran DKM ini sangat membantu dalam urusan kerohanian.

Seperti saat Ramadan dan Lebaran pekan lalu. Untuk pertama kali, sebanyak 144 warga binaan menunaikan zakat fitrah. Juga dilaksanakan takbir pada malam Lebaran. Banyak warga binaan terharu mendengar suara takbir dan beduk yang bersahut-sahutan dari dalam rutan. Melalui DKM juga ada program wisuda santri. Warga binaan yang belum bisa mengaji, akhirnya bisa membaca Al-Qur’an. "Terakhir, sudah ada sekali wisuda santri kita gelar, ada 13 yang wisuda. Enam orang lulus iqra dan tujuh orang khatam Al-Qur’an," kata Bayu.

Mantan karutan Masohi, Maluku itu melanjutkan, pada Idulfitri tahun ini, momen layanan kunjungan rutan menyajikan hiburan musik. Para warga binaan tampil bermain musik di hadapan keluarganya yang datang membesuk. Rutan juga menyediakan photo booth untuk mereka yang ingin mengabadikan foto bersama keluarganya. Kegiatan tersebut mendapat pengawasan kepolisian dan TNI.

"Keseruan momen kunjungan ini mungkin bisa dilihat di media sosial kami, yaitu instagram @rutantanahgrogot," sebutnya. Diterangkan Bayu, berbagai program yang diberikan menjadi menjadi dasar pihaknya dalam mengusulkan remisi kepada Kemenkumham. Sehingga, bisa mengurangi jumlah warga binaan. Program lainnya adalah Asimilasi Rumah Covid-19. Yaitu warga binaan menjalani masa kurungannya di rumah namun tetap dengan ketentuan yang sudah dilalui.

Bayu beserta petugas rutan turut mengajak media ini mengelilingi sejumlah blok di Rutan Kelas II B Tanah Grogot. Kondisinya memang memprihatinkan. Satu ruangan diisi dua sampai tiga kali lipat dari kapasitas ideal. Baju bergantungan di mana-mana, ada yang tidur di depan pintu sel. "Ya begini lah kondisinya, tidak ada yang kita tutup tutupi" kata Bayu. Bayu juga memastikan, tidak ada celah pungutan liar di Rutan Kelas II B Tanah Grogot. Bahkan untuk transaksi belanja, sudah lama menggunakan cashless melalui produk BRIZZI Bank BRI.

Warga binaan dibatasi memiliki saldo. Rutan Tanah Grogot juga telah memiliki klinik pratama yang diisi tiga petugas medis. Dia berharap dengan adanya klinik ini, banyak bantuan peralatan medis maupun obat serta layanan kesehatan lainnya dari Kementerian Kesehatan yang bisa diterapkan. Untuk memberikan refreshing kepada warga binaan, tiap pagi secara bergantian per blok mengikuti senam pagi. (riz/k15)

Editor : izak-Indra Zakaria