SANGATTA – Hujan besar yang mengguyur area Kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dan sekitarnya berdampak banjir yang melanda Desa Bumi Etam. Genangan air mencapai tinggi 1 meter merendam rumah warga hingga Senin lalu (8/5/2023).
Adapun wilayah yang terdampak cukup parah, berada di RT 007 dengan sedikitnya 49 kepala keluarga (KK) terdampak. PT Indexim Coalindo berkoordinasi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Bumi Etam, bergerak cepat merespon bencana alam itu.
Tim PT Indexim Coalindo bersama Pemdes pun menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada warga terdampak banjir, Selasa lalu (9/5/2023). Bantuan yang diberikan berupa paket sembako. Warga yang bermukim di lokasi banjir tampak sumringah melihat kedatangan Tim PT Indexim Coalindo. Apresiasi pun diberikan kepada perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan batu bara itu, atas respon cepat yang diberikan.
Kepala Desa Bumi Etam Laurensius Marten mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pihak perusahaan.
“Kami selaku pemerintah desa berterima kasih atas respon cepat dari PT Indexim Coalindo, kepada warga kami yang terdampak banjir saat ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Manajer CSR PT Indexim Coalindo Ditto Santoso berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban yang dialami warga terdampak banjir.
“Semoga kondisi Desa Bumi Etam dan sekitarnya segera membaik,” harapnya.
Menurutnya, respon cepat PT Indexim Coalindo atas bencana banjir itu, merupakan bentuk kepedulian perusahaan. Sebagai bagian dari entitas masyarakat setempat. Hal ini sejalan dengan pasal 28 dan 29 Undang-undang Nomor 27/2007 tentang Penanggulangan Bencana serta Perka BNPB Nomor 12/2014 tentang Peran Serta Lembaga Usaha Dalam Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana.
“Berdasarkan pengamatan kondisi di beberapa titik yang terendam banjir di Desa Bumi Etam, sekarang terpantau kondisinya mulai membaik,” tutupnya. (pms/dq)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan