Oleh:
Murni
Guru SD 008 Samarinda Seberang
---------
Liburan sekolah menjadi salah satu momen siswa yang tidak terlupakan dan selalu dinanti-nanti. Setelah jenuh dan lelah dengan rutinitas sekolah, sahabat tentu menanti-nanti hari membahagiakan ini dan tentunya menjadi cerita liburan sekolah yang tak terlupakan. Apalagi hari libur sekolah umumnya diselenggarakan setelah ujian akhir. Tentu hal ini akan semakin menyenangkan hari anak-anak sekalian.
Ketika kembali ke sekolah, anak-anak biasanya akan diminta untuk menuliskan pengalaman selama berlibur dalam bentuk cerita liburan sekolah. Tugas dalam bentuk mengarang ini biasanya akan meminta kamu untuk menuliskan kegiatan yang telah dijalani selama liburan. Tentunya, anak-anak akan memilih kegiatan yang paling berkesan untuk dituliskan dan dibacakan di hadapan teman-teman. Jika anak-anak masih bingung bagaimana meramu pengalaman tersebut dalam bentuk cerita, berikut beberapa contoh yang bisa dijadikan panduan dalam menulis.
Liburan Sekolah dengan Membantu Ibu di Rumah
Liburan di rumah juga bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan layak ditulis sebagai karangan tugas sekolah. Tidak perlu yang rumit-rumit, berikut contoh yang bisa sahabat tulis: Liburan semester akhir tahun lalu kebetulan saya dan keluarga tidak bepergian ke mana-mana. Sehingga, selama dua minggu itu saya melakukan kegiatan di rumah maupun sekitar rumah dengan bermain bersama teman-teman kompleks. Meski tidak ke mana-mana, momen liburan yang lalu cukup menyenangkan untuk saya. Selain dapat bermain bersama teman-teman sekitar, saya setiap hari membantu ibu saya di rumah. Setiap pagi setelah bangun tidur, saya membantu ibu saya menyirami tanaman dan menyapu halaman. Setelahnya, saya membantu ibu mencuci beberapa piring dan peralatan di dapur.
Dari semua kegiatan itu, yang paling menyenangkan untuk saya adalah saat membuat kue. Di akhir tahun, ibu saya membuat beberapa jenis kue karena akan ada saudara yang datang dari jauh. Saya pun membantu ibu seharian di dapur menyiapkan adonan. Saya membantu ibu mencetak kue-kue kering menjadi bentuk-bentuk hati yang lucu.
Ketika memanggang pertama kali, ternyata saya lupa menaruh kacang mete di atas adonan. Jadilah cetakan pertama kue tidak diberi kacang mete. Ibu pun menasihati saya agar jangan lupa lagi. Akhirnya, kue cetakan pertama yang tidak ada kacang metenya saya yang menghabiskan sembari memanggang kue selanjutnya. Kuenya sangat enak. Saya sangat suka membantu membuat kue bersama ibu karena saya bisa sekalian mencicipi kue-kue yang baru dipanggang.
Itulah contoh cerita liburan sekolah yang bisa ditulis untuk tugas literasi di sekolah. Anak-anak bisa mengubah sesuai keadaan yang anak-anak alami pada masa liburan.
Liburan Sekolah dengan Pergi ke Rumah Nenek di Jogja
Liburan semester tahun ini berbeda dengan semester lainnya. Aku dan sekeluarga pergi berlibur ke Pulau Jawa. Tepatnya ke Bantul, Jogjakarta. Aku diajak oleh orangtuaku untuk mengunjungi rumah nenek di kota ini. Sangat deg-degan rasanya. Soalnya ini pertama kalinya aku menaiki pesawat untuk pergi ke luar pulau.
Setibanya kami di Bandara Adi Sucipto, Jogjakarta, kami sudah ditunggu oleh keluarga dari bude. Bude tersenyum sangat manis dan memeluk aku. Katanya aku sudah tumbuh dan bertambah tinggi. Selanjutnya, aku sekeluarga naik mobil menuju rumah nenek. Ternyata, rumah nenek sangat jauh dari pusat kota. Aku sampai tertidur di perjalanan karena lelah.
Sekitar satu jam di perjalanan dan akhirnya kami sampai di rumah nenek yang ternyata terletak di dekat hamparan sawah. Sawahnya sangat hijau dan luas. Ini pertama kalinya aku merasakan suasana pedesaan yang sangat asri seperti ini. Rasanya sangat nyaman dan menenangkan.
Keesokan harinya, aku diajak untuk mengayuh sepeda oleh nenek ke pantai dekat rumah. ternyata, letak rumah nenek sangat dekat dengan pantai yang cukup terkenal di Jogjakarta. Kami pun mengayuh sepeda dengan santai sepanjang perjalanan. Namun, ternyata sedikit melelahkan juga karena ada beberapa jalanan tanjakan yang harus dilalui.
Meski lelah, semuanya terbayar setelah kami sampai di pantai. Hamparan pasir pantai berwarna abu-abu dan lautan biru menyambut kami. Belum lagi ada banyak pohon cemara di tepi pantai. Sangat cantik dan rindang. Aku pun duduk di bawah pohon cemara. Sayangnya, kami tidak bisa jalan begitu dekat ke pantai karena letak pantai di selatan Pulau Jawa ini memiliki ombak yang sangat tinggi.
Kami makan bakso dan minum air kelapa di tepi pantai. Aku pun bermain beberapa wahana permainan yang disediakan di tepi pantai. Sangat menyenangkan. Aku berlibur di Jogjakarta selama satu minggu. Sungguh pengalaman yang tidak terlupakan.
*****
Selain contoh karangan cerita liburan sekolah singkat di atas, sebenarnya masih banyak jenis karangan yang bisa kamu buat seperti cerita liburan ke pantai, ke kolam renang, ke kebun binatang dan cerita liburan lainnya. Tidak perlu menuliskan pengalaman yang rumit-rumit. Pengalaman bermain layangan bersama teman dan bersepeda setiap pagi pun dapat anak-anak tuliskan.
Hal yang perlu diperhatikan dalam menuliskan cerita karangan adalah pastikan penulisan dan ejaan kata. Selain itu, jika merasa tulisannya kurang panjang, anak-anak dapat menyisipkan tambahan cerita di dalam tugas karangan.(pms/er/k16)
Editor : izak-Indra Zakaria