JawaPos.com - Para ilmuwan NASA telah memprediksi, bahwa ada kemungkinan asteroid besar yang telah mereka lacak akan menabrak Bumi pada tahun 2182 dan berpotensi menghancurkan area seluas Texas.
Bennu yang merupakan sebuah objek dekat Bumi, mengorbit di Bumi kira-kira setiap enam tahun sekali dan telah masuk dalam radar NASA sejak tahun 1999 ketika pertama kali ditemukan.
Ada tiga kali pertemuan dekat yang melibatkan Bennu, yaitu pada tahun 1999, 2005, dan 2011, kata para ilmuwan yang dikutip dari New York Post.
Pada tanggal 25 September 2135, Bennu akan melintas dekat Bumi dan memiliki peluang sangat kecil untuk melewati "lubang kunci gravitasi." Keadaan tersebut akan menempatkan batu antariksa ini pada jalur yang bertabrakan dengan Bumi pada tahun 2182, atau 159 tahun lagi.
Sebuah makalah dari tim sains OSIRIS-REx (Origins Spectral Interpretation Resource Identification Security Regolith Explorer) memberikan Bennu peluang 1 banding 2.700 atau 0,037 persen untuk menabrak Bumi pada tanggal 24 September 2182.
Dampak dari asteroid Bennu yang lebarnya sekitar sepertiga mil, dapat menghancurkan area yang sangat luas di permukaan Bumi dan melepaskan energi sekitar 22 bom atom, menurut Earth.com.
Ledakan tersebut hanya sebagian kecil dari dampak asteroid raksasa yang diyakini telah memusnahkan dinosaurus 66 juta tahun yang lalu, dan diperkirakan memiliki lebar sekitar 6 mil. OSIRIS-REx sempat mendaratkan alat di Bennu dan mengumpulkan sekitar 2 pon sampel batuan dan tanah pada tahun 2020.
Menurut ABC News, sampel asteroid pertama yang dikumpulkan diperkirakan akan mendarat di Utah, Amerika Serikat pada hari Minggu, 17 September 2023.
Astrofisikawan, Hakeem Oluyesi mengatakan kepada media bahwa selesainya misi selama tujuh tahun ini akan mengubah apa yang orang ketahui tentang asal-usul tata surya kita. (jpc)