BATU PUTIH - Jalan menuju wilayah Berau bagian pesisir selatan terus dimuluskan, mulai Batu Putih hingga Teluk Sulaiman, Bidukbiduk. Salah satunya proyek negara, yang asal dananya merupakan Instruksi Presiden senilai Rp 60 miliar, tengah dikerjakan dari Simpang Lenggo menuju Batu Putih sepanjang 8 km.
Ruas jalan dari Simpang Lenggo, Batu Putih hingga Teluk Sulaiman, Bidukbiduk memiliki panjang jalan 67 km. Skema penanganan ini merupakan gotong-royong, berbagai proyek perbaikan mulai dari Pemerintah Pusat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten.
Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Junaidi, menuturkan, penanganan ini akan dilaksanakan secara bertahap hingga tuntas.
Dari pendanaan pusat, dikerjakan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Timur sepanjang 8 km, dengan pekerjaan meratakan dan melapisi dengan aspal karet. Penggunaan jenis ini merupakan ketentuan dalam pelaksanaan pekerjaan, aspal jaret sendiri diklaim memiliki daya tahan lebih baik dari aspal pada umumnya.
“Ruas jalan Simpang Lenggo-Teluk Sulaiman secara bertahap akan dituntaskan penanganannya, dan kita akan lanjutkan dengan pengusulan kembali untuk tahun depan,” ujar Junaidi saat mendampingi Bupati Berau, Sri Juniarsih, menengok pengerjaannya, Minggu (24/9).
Panjangnya ruas jalan dari Simpang Lenggo hingga Teluk Sulaiman terbagi 4 segmen pekerjaan. Jelaskannya, ruas pertama ialah simpang Lenggo-Batu Putih 10 km, kedua Batu Putih-Lobang Kelatak 12 km, ketiga Lobang Kelatak-Kelindakan 15 km, terakhir Kelindakan-Teluk Sulaiman 30 km.
Selain pekerjaan Dana Inpres, pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni Kabupaten Berau Tahun ini juga dilakukan penanganan ruas jalan Batu Putih-Lobang Kelatak senilai Rp 4,6 miliar untuk mengaspal 1 km, dan menutup lobang kerusakan di beberapa titik.
“Ruas jalan dari Batu Putih ke Lobang Kelatak panjangnya 12 km, ditangani dengan APBD Murni 2023 untuk mengaspal sekitar 1 km, dan menutup lubang kerusakan spot-spot,” jelasnya.
Setelah dua ruas jalan dikerjakan, DPUPR Berau akan mengusulkan penanganan ruas Jalan Lobang Kelatak-Kalindakan sepanjang 15 km pada APBD Murni Kabupaten Berau Tahun 2024 mendatang. Junaidi mengatakan, untuk menyukseskan pekerjaan itu, nilai usulan anggaran yang akan diajukan sebesar Rp 25 miliar.
Untuk melaksanakan penanganan segera, saat ini unit Tim Reaksi Cepat (TRC) DPUPR Berau diterjunkan untuk mengatasi penanganan awal dengan membawa 14 ton aspal, serta material lainnya untuk melakukan pekerjaan yang menghaluskan jalan menuju pesisir itu.
“Penanganan sementara swakelola oleh tim TRC dengan aspal sekitar 14 ton, ditambah material lain seperti bongkaran aspal lama serta tanah pilihan yang dipadatkan secara mekanis,” tuturnya.
Junaidi berharap penanganan ini mampu bertahan sampai nanti penanganan permanen dilakukan pada 2024 mendatang. Sembari itu, pihaknya juga akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi ruas jalan di lapangan.
Terakhir, penanganan ruas jalan Kalindakan-Teluk Sulaiman sepanjang 30 km akan diusulkan pada penanganan Dana Alokasi Khusus (DAK) pada tahun 2024 mendatang. Junaidi mengatakan, usulan ini akan terealisasi pada tahun depan, dengan bertahap usulan anggaran pertama senilai Rp 20 miliar. Pihaknya akan berusaha penanganan semua ruas jalan dapat berkelanjutan, sehingga ditargetkan selesai sesuai perencanaan.
“Diupayakan penanganan semua ruas jalan dapat terlaksana secara berkelanjutan, sehingga ditargetkan dalam 3 tahun ke depan ruas Jalan Simpang Lenggo-Teluk Sulaiman tuntas tertangani dan lancar dilalui,” pungkasnya.
Terpisah, Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyambut baik pelaksanaan peningkatan jalan menuju pesisir ini. Dengan kerja keras dan upaya yang dilakukan, diharapkan target bisa dicapai sehingga jalan menuju pesisir bisa lancar untuk dilalui.
“Kita tentu menyambut baik, saya juga meminta kepada pemerintah pusat agar bisa memperhatikan jalan-jalan kita di pesisir,” paparnya.
Hal ini juga diharapkan sebagai pemerataan infrastruktur di Kabupaten Berau. Sehingga diharapkan pembangunan, utamanya peningkatan jalan di Kabupaten Berau bisa merata dan tidak terpusat di beberapa titik saja. “Saya kira ini agar pembangunan kita merata ya, tidak terpusat di beberapa wilayah saja. Artinya semua sama, pemerintah berupaya melakukan yang terbaik,” paparnya.
Dengan peningkatan ini juga, bupati berharap kunjungan wisatawan bisa meningkat, karena jalan menuju pesisir sudah nyaman dilalui. Apalagi, mulai Tabalar hingga Bidukbiduk terdapat destinasi wisata yang indah. “Sehingga kunjungan kita harap meningkat ya. Orang mau ke pesisir enak. Semoga berdampak pada perekonomian masyarakat juga,” pungkasnya. (*/sen/sam)
Editor : izak-Indra Zakaria