PENAJAM–Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun menyampaikan ucapan selamat dan mendoakan Komandan Kodim (Dandim) 0913/PPU Letkol Inf Arfan Affandi agar dalam karier jabatannya bisa jadi pimpinan tertinggi di militer atau panglima TNI. Doa ini disampaikannya saat dia menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-78 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di halaman depan Kantor Bupati PPU, Kamis (5/10) pagi.
“Dirgahayu Ke-78 TNI. Pada momentum ini, saya mendoakan Bapak Letkol Arfan Affandi semoga kelak bisa jadi panglima TNI,” ucap Makmur Marbun di sela pemotongan tumpeng yang selanjutnya diberikan kepada pimpinan tertinggi Kodim 0913 PPU itu. Upacara ini dihadiri Ketua DPRD PPU Syahruddin M Noor, Kapolres PPU AKBP Hendrik Eka Bahalwan, Kajari PPU Agus Chandra, dan pejabat lainnya di lingkup PPU.
Dandim 0913/PPU Letkol Inf Arfan Affandi selaku inspektur upacara saat membacakan sambutan tertulis Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengatakan, TNI telah hadir dan menjalankan amanah sebagai garda terdepan sekaligus benteng terakhir Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) selama 78 tahun.
Berbagai ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan terhadap kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap bangsa dan tumpah darah telah berhasil diatasi dengan baik. Disebutkan pula, berdasarkan hasil survei dari berbagai lembaga survei di Tanah Air, TNI telah mendapat tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi baik di dalam maupun di luar negeri.
“Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit TNI atas dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme yang telah ditunjukkan selama ini,” kata Yudo Margono sebagaimana sambutan yang dibacakan Arfan Affandi.
Terlepas dari kepercayaan masyarakat dan prestasi yang telah diraih, sambung dia, TNI tidak boleh terlena karena beragam tantangan yang sedang dan akan dihadapi tidaklah ringan. Setelah pandemi Covid-19 mereda, dunia saat ini sedang berusaha memulihkan diri dari krisis pangan, krisis energi, dan krisis finansial. Situasi geopolitik dan ekonomi juga dipenuhi dengan ketidakpastian akibat konflik dan krisis di berbagai belahan dunia.
“Di lingkup nasional, beragam potensi ancaman juga semakin kompleks. Untuk itu, momentum Ulang Tahun Ke-78 TNI, harus bisa dijadikan bahan introspeksi untuk berbenah demi mewujudkan TNI yang profesional, modern, dan tangguh,” ujarnya. (kri/k8)
ARI ARIEF
ari.arief@kaltimpost.co.id
Editor : izak-Indra Zakaria