BONTANG–Sebanyak dua ribu penari jepen berhasil tampil ciamik dalam peringatan HUT Ke-24 Bontang di Lapangan Bessai Berinta, Kamis (12/10). Koordinator sekaligus pelatih tari, Edy mengatakan, para penari sebelumnya telah melakukan latihan di sekolahnya masing-masing.
"Kami delegasikan sekitar 20 orang untuk membantu melatih anak-anak di sekolah. Sehari melatih tiga sampai lima sekolah," katanya.
Selama proses latihan tak ada kendala berarti, mengingat antusiasme pelajar yang terlibat, sehingga latihan untuk menyamakan dua ribu penari itu tidak memerlukan waktu lama.
Diungkapkan Edy, penampilan jepen kali ini persis dengan yang ditampilkan di tahun sebelumnya. Hal itu dilakukan untuk menjaga ciri khas dan keunikan dari gerakan tari.
"Aransemen yang dilakukan tidak banyak, agar gerakan itu dikenal dan justru menjadi ikon Bontang. Ketimbang memulai gerakan dari nol lagi," ungkapnya.
Kendati demikian, keseluruhan elemen tidak serta-merta persis dari waktu ke waktu. Namun, perubahan lebih baik dilakukan pada aspek lain seperti kostum dan ornamen lainnya.
Ia pun mengharapkan kegiatan yang melibatkan tari tradisional tak berhenti begitu saja, melainkan ada keberlanjutan. "Sebenarnya masih banyak pelajar yang mau ikut, tapi jumlahnya kan dibatasi," tandasnya. (kpg/ind/k8)
Editor : izak-Indra Zakaria