KRA Mendorong Peningkatan Kompetensi Siswa dan Fasilitas SMK melalui Penyerahan Bantuan Alat Praktik Komatsu Engine & Powertrain"
DALAM upaya mendukung pengembangan pendidikan teknik di Indonesia umumnya dan Kaltim khususnya, perusahaan teknologi alat berat PT Komatsu Remanufacturing Asia (KRA) mengadakan acara penyerahan bantuan alat praktik komponen Komatsu Engine & Powertrain kepada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ibnu Khaldun, Jumat (10/11).
Acara tersebut juga dirangkai Memorandum of Understanding (MOU) yang telah ditandatangani sebelumnya antara KRA dan SMK Ibnu Khaldun, yang bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa dan guru di bidang teknologi alat berat dan non-teknologi informasi.
PT Komatsu Remanufacturing Asia melalui Human Capital, Finance & General Suppot Division Head, Hendy Nugroho didaulat menyerahkan komponen kepada perwakilan SMK Ibnu Khaldun Balikpapan, Tjetjep Efendi. Didampingi Manager HCGSS & LID Departement Head, Adi Sulistyo, bagian CSR Endro Santoso dan Agus Firmansyah.
Disaksikan Kepala SMK Ibnu Khaldun, Ani, Pembina Yayasan Perguruan Ibnu Khaldun, Munanto dan pengajar. Sementara dari pemerintah daerah ada, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim yang juga pengawas Pembina sekolah Ibnu Khaldun, Tuti Retnowaty, Camat Balikpapan Barat, Lurah dan tokoh warga di sekitar sekolah.
Human Capital, Finance & General Suppot Division Head, Hendy Nugroho mengatakan, bantuan yang diserahkan bertujuan untuk mendukung SMK dalam program Pusat Unggulan serta Skema Pemadanan Dukungan, terutama dalam peningkatan program SMK Pusat Keunggulan Reguler Lanjutan untuk tahun ajaran 2023/2024, khususnya dalam prodi teknik alat berat.
Pengadaan alat praktik ini diharapkan dapat membantu siswa dalam mendapatkan pengalaman langsung dan keterampilan praktis yang diperlukan di dunia kerja. Selain itu, bantuan CSReman ini juga mendukung pendekatan pembelajaran yang berbasis pada dunia kerja, dengan pengalaman magang bagi para guru serta pelaksanaan praktisi dari dunia kerja yang turut mengajar di SMK sebagai guru tamu.
Dijelaskan, KRA memberikan apresiasi yang besar terhadap inisiatif SMK Ibnu Khaldun dalam mengembangkan kurikulum yang berorientasi pada kebutuhan dunia industri saat ini. “Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan bagi pendidikan teknik di Indonesia, sejalan dengan visi pengembangan sumber daya manusia yang handal dan berkompeten di bidang teknik,” ungkap Hendy.
“Dan semoga upaya kolaboratif ini akan memberikan manfaat besar bagi siswa, guru, dan seluruh sekolah dalam pengembangan pengetahuan dan keterampilan di sektor teknik, sehingga dapat terus berkontribusi pada kemajuan industri di masa depan,” pungkasnya.
Perwakilan Kepala SMK Ibnu Khaldun, Ani mengatakan, bantuan yang diberikan PT KRA ini mematahkan pesimisnya akan kepedulian sekolah swasta yang ada dipinggiran. “Alhamdulillah, walaupun perusahaan Komatsu (PT KRA, Red) berada di utara, tapi kepedulian untuk pendidikan di Balikpapan Barat sangat tinggi,” katanya. “Semoga MoU ini bisa terus diperpanjang, atau setidaknya bisa jadi sekolah binaan,” lanjutnya.
Sementara Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim yang juga pengawas Pembina Sekolah Ibnu Khaldun, Tuti Retnowaty menyatakan, sangat mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada PT KRA yang sudah peduli akan dunia pendidikan di Balikpapan. “Kita sangat bersyukur PT KRA sudah mau memperhatikan peningkatan mutu sekolah, khususnya kompetensi siswa. Agar bisa diterima didunia industri,” ucapnya.
Dikatakan Tuti, atas kerjasama ini, semoga Ibnu Khaldun sebagai sekolah swasta bisa unggul dari sekolah lainnya. “Meski berada di pinggiran kota, para siswanya bisa menunjukkan keterampilan yang mumpuni dan tidak menjadi penonton, tapi pelaku dalam dunia industri kedepan. Terlebih Balikpapan telah menjadi pintu gerbang dari Ibukota Negara Baru (IKN) Nusantara,” pungkasnya. (dwn)
Editor : izak-Indra Zakaria