Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Jembatan ATJ Mulai Dibahas, Reiza: Paling Penting Status Hukumnya Jelas

izak-Indra Zakaria • Kamis, 16 November 2023 - 16:40 WIB
INFRASTRUKTUR: Asisten Administrasi Umum Sahadi (dua kiri, baju coklat) bersama Kepala Bappeda Litbang Yudianto Rihartono berkoordinasi dengan kepala BPJN Kaltim soal kelanjutan pembangunan Jembatan ATJ, Selasa (14/11).
INFRASTRUKTUR: Asisten Administrasi Umum Sahadi (dua kiri, baju coklat) bersama Kepala Bappeda Litbang Yudianto Rihartono berkoordinasi dengan kepala BPJN Kaltim soal kelanjutan pembangunan Jembatan ATJ, Selasa (14/11).

Kelanjutan proyek jembatan Aji Tulur Jejangkat (ATJ) di Kelurahan Melak Ilir, Kecamatan Melak, Kubar menuai titik terang. Pemkab Kubar berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kaltim terkait kelanjutan pembangunan ATJ.

 

SENDAWAR - Pertemuan yang digelar di Kantor BPJN Kaltim, Gedung Balikpapan Squash Stadium, Balikpapan Selasa (14/11), adalah tindaklanjut atas laporan Bupati Kubar FX Yapan ke Presiden Jokowi pada 3 November lalu. Asisten Administrasi Umum Sekkab Kubar, Sahadi mengatakan, potensi pengembangan wilayahnya sangat besar untuk mendukung Ibu Kota Nusantara (IKN).

Konektivitas antara wilayah mutlak diperlukan untuk kelancaran distribusi barang dan jasa. Selain itu, peran Kubar sebagai mitra IKN sangat strategis untuk sektor penyediaan pangan, ekowisata, dan energi terbarukan.

Sahadi juga memaparkan histori proyek mangkrak tersebut sejak 2012 hingga putus kontrak pada 2016. Ditambahkan juga oleh Kepala Bappeda Litbang yang menjelaskan tahapan yang dilakukan Pemkab Kubar dalam upaya melanjutkan pembangunan jembatan.

Menanggapi hal itu, Kepala Balai BPJN Reiza Setiawan mengakui, proyek tersebut memang cukup rumit. Mulai dari tahapan hingga status hukum proyek yang sudah menelan anggaran negara lebih dari Rp 300 miliar itu.

“Tahapan yang dilakukan dalam menindaklanjuti Jembatan ATJ cukup Panjang. Antara lain mengecek redesain yang sudah dilakukan Dinas PUPR Kubar, mengecek kondisi eksisting Jembatan ATJ, kelayakan konstruksi untuk dilanjutkan, dan yang paling penting adalah status hukumnya jelas,” jelas Reiza. 

Dia menambahkan, perlunya dilibatkan Komisi Keselamatan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) dalam pembahasan kelanjutan pembangunan jembatan tersebut. Opsi untuk pembangunan jembatan baru tentu lebih mudah dilakukan. Meskipun pekerjaan rumah terhadap yang mangkrak tetap ada nantinya.

Hasil dari pertemuan tersebut ditindaklanjuti oleh Pemkab Kubar melalui Bappeda Litbang dan Dinas PUPR dengan menyiapkan readiness criteria yang diperlukan untuk kelanjutan pembangunan Jembatan ATJ.

“Pemkab telah berupaya untuk jembatan tetap dapat terbangun dengan membahas berbagai kemungkinan alternatif penyelesaian,” lanjut Yudianto Rihartono.

Dirinya melanjutkan, kemantapan konektivitas menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan untuk wilayah Kubar yang relatif luas. Potensi Kubar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi sub-regional berbasis ekonomi kerakyatan, pengembangan pertanian, perikanan, wisata alam dan budaya harus terus didukung pengembangannya. Yakni dengan membangun berbagai infrastruktur penunjang.

Turut mendampingi Sahadi, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Petrus, Kepala Bidang Perekonomian, SDA, Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Litbang Merisa Dilang, dan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Yohanes Sau Palayukan. (*/luk/kri)

Editor : izak-Indra Zakaria