Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Bekas Tambang Jadi Lokasi Wisata, Tapi Fokus Penghijauan dan Pembangunan Dahulu

izak-Indra Zakaria • 2024-01-19 14:53:00
INOVASI: Penampakan Lakeview di Kecamatan Samboja yang masih dalam tahap pembangunan dan penghijauan.
INOVASI: Penampakan Lakeview di Kecamatan Samboja yang masih dalam tahap pembangunan dan penghijauan.

Pariwisata menjadi salah satu sektor bisnis yang menjanjikan. Di tengah pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Provinsi Kaltim, sebuah perusahaan swasta lokal bernama PT Laju Lahan Digital (Lajuland) tidak mau tertinggal.

 

TENGGARONG – Perusahaan tersebut tengah membangun destinasi wisata di atas lahan bekas tambang batu bara. Mereka terkenal dengan Resort Ambora di Pantai Ambalat, Kelurahan Ambarawang Laut, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kukar.

Pembangunan destinasi wisata bertajuk Lakeview itu terletak di Kelurahan Sungai Seluang, Samboja. Lakeview digadang-gadang menjadi tempat wisata milenial IKN. Demikian diungkapkan Direktur Utama PT Lajuland, Robby Susanto kemarin.

Pengembangan destinasi wisata ini berawal di tahun 2023 lalu. Saat itu, perusahaannya tengah mencari potensi bisnis wisata baru setelah pantai. Sehingga menemukan area bekas tambang yang telah berhenti beroperasi sejak 2012 silam.

 

 

 

Area ini sendiri merupakan milik salah satu investor perusahaannya. “Kemudian kami diajak investor kami yang pemilik tanah ini untuk mengelolanya menjadi destinasi wisata. Kami cek lokasi dan memang pemandangannya itu bagus sekali, tetapi tidak tertata. Karena bekas tambang, jadi gersang dan kering," ungkap Robby.

Terlintas di pikiran Robby, bahwa lahan seluas 11 hektare ini sangat berpotensi memiliki daya tarik wisata. Dengan luasnya danau bekas galian, serta pemandangan dan bukit yang menarik. Bersama rekannya Robby membangun sebuah masterplan terhadap destinasi wisata ini dan membangun perusahaan lagi bernama PT Lakeview Sungai Seluang.

Yakni bagaimana dapat menyulap sebuah area bekas tambang menjadi destinasi wisata. Yang dapat memberdayakan ekonomi warga sekitar, serta menjadi magnet wisatawan dari berbagai daerah. Namun, sebelum melaksanakannya, ia juga melakukan perundingan.

Bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, pemerintah kecamatan, kelurahan, RT serta tokoh masyarakat. "Pada Maret 2023 lalu kami sepakat. Setelah itu bulan Mei kami mencari pendanaan dan pembangunan hingga sekarang," lanjutnya.

Lakeview sendiri mengusung konsep destinasi wisata yang menjual pemandangan di Pulau Jawa. Seperti Obelix Hills dan HeHa Sky View. Namun, dengan keunikan dan daya tarik tersendiri, akan menjadi wisata milenial IKN. Sehingga tidak hanya menjual pemandangan dan spot foto, namun juga wahana dan sarana pendukung.

Di antaranya adalah Resto, Rainbow Slide sepanjang 150 meter, Skywalk, 3DVR, Invisible Town, Skydeck, Ampitheater dan Souvenir. Robby menyebut, pihaknya baru mempergunakan lima hektare lahan ini. Nantinya, akan dikembangkan lagi untuk wisata. Sama halnya dengan danau bekas galian tambang yang belum disentuh.

"Kami masih konsen di atas, nanti akan turun ke bawah juga pengembangannya. Tentunya dengan keselamatan yang ketat. Insyaallah Maret nanti soft opening. Nanti saat pembukaan kami masih akan membatasi pengunjung. Kami sekarang fokus penghijauan dan pembangunan dahulu," pungkas Robby. (moe/qi/kri)

Editor : izak-Indra Zakaria