SAMARINDA–Sungai Mahakam memang tak menentu lebar dan tingkat kedalamannya. Bahkan, sungai yang membentang 920 kilometer itu disebut jalur perairan yang cukup bahaya.
Dalam kurun waktu dua bulan sejak Desember 2023 hingga Januari 2024, sudah ada empat kecelakaan air yang mengakibatkan kerugian materiil. Dua di perairan Samarinda, sisanya di kawasan Kutai Kartanegara.
Terbaru Multi Vessel (MV) Spil Renata, yang mengangkut kontainer. Dari catatan perjalanan yang terekam di Marine Traffic, MV Spil Renata bertolak dari Surabaya, Jawa Timur, Kamis (25/1) pukul 23.14 WIB (00.14 Wita), dengan tujuan Samarinda, Kaltim. Namun, Ahad (28/1) pukul 19.33 Wita, di buoy 8 perairan Muara Pegah, Kutai Kartanegara, insiden terjadi. Kapal bermuatan itu diduga menghantam tongkang bermuatan batu bara.
Insiden tersebut lantas diabadikan kru kapal Tugboat (TB) Napoleon 2 yang menarik Tongkang Soluna 20 bermuatan batu bara. “Dia yang datang hantam kita (tongkang),” ujar salah satu kru kapal TB Napoleon 2. “Lepas dari alur dia (MV Spil Renata), mungkin ada trouble, putus tali towing di tengah itu,” sambungnya. Insiden yang terjadi itu memang tak menimbulkan korban jiwa. Namun, membuat MV Spil Renata dan tongkang mengalami kerusakan cukup parah.
Kasi Penjagaan, Patroli, dan Penyidikan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda Syahrun Azis menuturkan, pihaknya belum bisa memastikan siapa yang menabrak. “Soal siapa yang menabrak belum bisa dipastikan, tunggu selesai semua pihak-pihak diperiksa, seperti nakhodanya,” ujar Syahrun.
MV Spil Renata hendak menuju Terminal Peti Kemas Palaran untuk bongkar muatan. Sementara TB Napoleon 2 yang menarik Tongkang Soluna 20 ditambatkan di buoy 8. “Jadi tongkang tujuan Balikpapan, tapi sementara belum diperkenankan melanjutkan perjalanan karena memang menunggu hasil pemeriksaan selesai,” imbuhnya.
Untuk diketahui, dua kejadian di Samarinda terjadi di daerah Kampung Ketupat pada 9 Desember 2023. Sementara di kawasan Harapan Baru pada 18 Desember 2023. Di Januari 2024, Landing Craft Tank (LCT) Karya Fortuna yang mengangkut enam alat berat terbalik di Muara Pegah, Kukar. Termasuk kejadian yang menimpa KM Spil Renata Ahad lalu. Kecelakaan di perairan itu menambah daftar panjang di jalur Sungai Mahakam. (dra/k16)
Editor : Indra Zakaria