Libur Idulfitri 1445 Hijriah dimanfaatkan sejumlah masyarakat Kabupaten Paser berlibur dan berziarah.
SALAH satu tempat ziarah yang paling banyak dikunjungi adalah makam Pangeran Asy Syarif Ali Habib Hamid bin Ahmad Assegaf di Desa Paser Belengkong, Kecamatan Paser Belengkong. Saat hari kedua dan ketiga Lebaran, makam yang telah direnovasi ini cukup tinggi kunjungannya. Salah satu penjaga makam, Abdul Kadir menyampaikan jumlah kunjungan Lebaran kedua yang paling banyak. Dia tidak menghitung, namun jumlahnya ratusan orang karena sampai malam hari.
"Alhamdulillah setelah direnovasi, kunjungan makin banyak di beberapa momen tertentu," kata Kadir yang telah 20 tahun menjaga makam ini, Jumat (12/4).
Kunjungan peziarah ini pun berdampak pada ekonomi masyarakat sekitar. Banyak warga sekitar yang berjualan makan dan minum di dekat makam. Ada juga yang berjualan kembang di dalam area makam.
Salah satu pengunjung, Muhammad menyampaikan, dia bersama keluarga rutin berkunjung ke makam ini setelah libur Lebaran. Bisa Lebaran pertama bisa juga Lebaran kedua.
Diketahui, sejarah sosok Pangeran Syarif Hamid sangat dikenal banyak umat muslim di Kalimantan. Pangeran Syarif Hamid Assegaf pernah menjabat sebagai menteri di tiga periode Kesultanan Pasir. Di antaranya pada masa Sultan Machmud Han, Sultan Adam Alamsyah, dan Sultan Muhammad Sepuh II Alamsyah. Syarif Hamid wafat pada 1290 Hijriah atau 1875 Masehi dan dimakamkan di Jalan Aji Nyesse Dusun Pebencengan, Desa Paser Belengkong yang kini menjadi wadah rutin haul. Kini, nama Kesultanan Pasir itu pun berubah menjadi Kabupaten Paser.
Pangeran Syarif Hamid berasal dari Semarang, Jawa Tengah. Kemudian dia dipanggil oleh sang paman untuk berdakwah di Kesultanan Paser Belengkong, sampai akhirnya meninggal dan dimakamkan di Paser. Semasa hidupnya, di tiga masa jabatan kesultanan Paser, Syarif Hamid ditunjuk sebagai penasihat sultan dan menjadi pimpinan syiar Islam di Bumi Daya Taka.
Salah satu keluarganya yang kini masih ada, yaitu Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah Assegaf, dan anggota DPRD Kaltim Andi Faisal Assegaf. (jib/far/k15)
Editor : Indra Zakaria