Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

DPRD Berau Soroti Ketahanan Pangan

Indra Zakaria • 2024-04-27 08:57:24

CADANGAN PANGAN: Salah satu upaya pemerintah mengatasi isu ketahanan pangan adalah menyalurkan bantuan pangan bagi daerah rawan. 
CADANGAN PANGAN: Salah satu upaya pemerintah mengatasi isu ketahanan pangan adalah menyalurkan bantuan pangan bagi daerah rawan. 
 

 

TANJUNG REDEB–Isu ketahanan pangan merupakan persoalan mendasar bagi sebuah wilayah. Anggota Komisi II DPRD Berau Sri Kumalasari meminta Pemkab Berau memerhatikan setiap daerah yang tergolong rawan pangan.

Dia juga mendorong Pemkab Berau untuk menyusun program ketahanan pangan agar setiap daerah terhindar dari rawan pangan. “Saya meminta untuk menyusun program dengan cermat. Jika sudah ada akan kita evaluasi apakah berjalan efektif atau tidak," ungkapnya.

Dikatakan, seharusnya pemerintah daerah tidak hanya melaksanakan pembangunan berupa fisik semata. Tetapi juga pada ketahanan pangan dengan baik melalui program-program yang benar.

“Masalah ketahanan pangan ini tidak bisa kita anggap remeh. Perlu perhatian khusus lewat program-program yang tepat untuk menangani hal tersebut,” tegasnya.

Penanganan daerah rawan pangan sangat penting karena berdampak untuk masyarakat. Sehingga, antisipasi pemerintah menghadapi wilayah rawan pangan harus memiliki kesiapan yang matang.  “Sehingga, kita bisa menjamin keamanan wilayah kita dari isu rawan ketahanan pangan,” ujarnya.

Untuk itu, DPRD Berau akan melakukan koordinasi dengan pemkab serta OPD terkait, untuk merumuskan program-program unggulan yang tepat. Program ini akan langsung dikerjakan, baik program jangka panjang maupun jangka pendek.

"Semoga program-program yang akan digunakan dapat berjalan dengan lancar dan efektif untuk ketahanan pangan di Kabupaten Berau," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Berau, Rakhmadi Pasarakan menerangkan sejauh ini pihaknya sebagai perpanjangan tangan Pemkab Berau berupaya mengatasi wilayah rawan pangan. Di antaranya, gerakan menanam cabai yang dilakukan beberapa waktu lalu. 

“Kita tentu ingin fokus, lewat beberapa gerakan yang sudah dilaksanakan,” ungkapnya. Terlebih, lanjut dia, Dinas Pangan melaksanakan beberapa kegiatan untuk menangkal rawan pangan. Di antaranya, bantuan pangan berupa beras dan non-beras untuk 22 daerah di 7 kecamatan di Berau. 

“Bantuan ini nantinya akan disasar di beberapa daerah di beberapa kecamatan. Misalnya di Segah, seperti Long Ayan dan Kelay di Mapulu,” terangnya. 

Bantuan pangan ini akan disalurkan tahun ini. Namun diterangkannya masih menunggu proses lelang untuk pengadaan bantuan pangan non-beras. “Kita masih menunggu untuk bantuan pangan non-berasnya,” ujarnya. 

Selain itu, pemerintah siap menyalurkan cadangan pangan yang ada untuk suatu keadaan kegawatdaruratan. Misalnya bencana alam ataupun kegagalan panen.  “Ini kan di Bidukbiduk ada gagal panen, cadangan pangan akan menyasar ke sana juga,” jelasnya. 

Sehingga, dia mengajak masyarakat untuk mulai menanam beberapa kebutuhan pokok atau pendamping. Misalnya menanam cabai dan tomat, sehingga masyarakat bisa mengurangi ketergantungan Berau terhadap produk dari luar. “Semakin banyak varietasnya, tentu semakin baik,” pungkasnya. (sen/kpg/kri/k8)

 

Editor : Indra Zakaria