Prokal.co - Stadion Batakan sebagai home base Borneo FC menjadi salah satu lokasi gelaran championship series.
Rencananya, laga perdana di Stadion Batakan berlangsung pada 19 Mei, Borneo FC vs Madura United. Pemkot Balikpapan menerima audiensi manajemen Borneo FC membahas persiapan Stadion Batakan, Selasa (14/5).
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, Stadion Batakan secara fisik sudah aman dan kerap dipakai. Mengingat telah menjadi home base PSM Makassar dan Borneo FC.
“Kalau ada kekurangan tinggal pernak-pernik. Pastinya Stadion Batakan akan selalu siap mengadakan turnamen tingkat nasional dan internasional,” katanya.
Dia menambahkan, perbaikan fisik lapangan tidak ada. Namun paling kelengkapan yang kecil-kecil saja. Namun pihaknya juga mempersiapkan Stadion Batakan untuk pergelaran ASEAN Club Championship dan AFC Cup.
Maka perlu ada penambahan fasilitas agar memenuhi standar laga internasional.
Misalnya yang paling utama adalah penyediaan fasilitas lapangan latihan. “Insyaallah kami akan bangun lapangan latihan yang sudah rampung sebelum Agustus,” tuturnya.
Rahmad memastikan, tak ada masalah dalam pembangunan lapangan latihan. Apalagi pertandingan akan digelar pada 21 Agustus.
“Itu juga masuk syarat menjadi stadion berstandar internasional,” imbuhnya. Dia menjelaskan, nantinya dalam pembangunan lapangan latihan tentu melalui prosedur.
Teknis pekerjaan akan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum. Pembangunan sarana tetap melalui lelang.
“Mungkin ada juga yang lewat e-katalog seperti pembelian rumput agar cepat,” ucapnya. Rahmad menambahkan, Pemkot Balikpapan siap mendukung kelengkapan fasilitas Stadion Batakan.
Sehingga, menjadi lokasi gelaran event nasional maupun internasional.
Bukan hanya pada olahraga sepak bola, pihaknya juga siap memberi perhatian pada cabang olahraga lainnya.
“Kami rencana menindaklanjuti sirkuit, bukan hanya untuk motor dan mobil. Tapi, ada juga untuk balapan kuda. Ini biar ramai di Balikpapan,” sebutnya.
Sementara untuk area bawah stadion, Rahmad melihat masih banyak space kosong yang berpotensi menjadi pendapatan asli daerah.
Nanti bisa digunakan sebagai tempat tenant UMKM hingga potensi penginapan. “Kami bisa kerja sama dengan pengelola pihak ketiga. Sayang mubazir fasilitas,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur Utama Borneo FC Samarinda Ponaryo Astaman mengatakan, pihaknya memilih Stadion Batakan sebagai home base karena lokasinya dekat dengan Samarinda.
Sehingga, memudahkan warga Busam untuk tetap memberikan dukungan bagi tim Pesut Etam.
“Mereka tetap bisa menyaksikan penampilan kami di Liga 1,” imbuhnya. Dia turut bersyukur mendapat dukungan luar biasa dari pencinta sepak bola di Kota Minyak.
Ponaryo berharap dukungan ini terus mengalir termasuk saat Borneo FC berlaga di Championship Series.
Menurutnya, pembenahan paling penting di Stadion Batakan yakni menambah fasilitas lapangan latihan.
“Keberadaan lapangan latihan membuat Borneo FC dan PSM Makassar semakin proper untuk bermain di level Asia,” katanya.
Dia mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Balikpapan karena telah memberi dukungan. (ms/k15)
Editor : Indra Zakaria