"Akses jalan menuju Mahulu juga informasinya terputus. Kami masih menunggu informasi lanjutan dari BPBD Kaltim," ucap Basri.
Lima kecamatan yang terendam banjir adalah Long Bagun, Long Hubung, Laham, Long Pahangai dan Long Apari.
Masing-masing kecamatan memiliki beberapa kampung yang terendam banjir. Di Kecamatan Long Bagun ada13 kampung.
Di Long Hubung 8 kampung. Di Long Pahangai 10 kampung dan di Long Apari 6 kampung.
Hanya di Kecamatan Laham yang belum ada laporan jumlah kampung terdampak banjir. Sebagian besar rumah yang terendam banjir berada di bantaran Sungai Mahakam.
Aparat kepolisian setempat sudah melakukan rapat untuk menentukan dan melaksanakan langkah strategis diantaranya meminta masyarakat waspada, mengevakuasi mereka yang terkena banjir dan melakukan perbaikan terhadap beberapa tempat yang sudah bisa diakses setelah banjir terjadi.
Kendala yang dihadapi saat ini adalah keterbataran sarana evakuasi berupa kendaraan maupun rakit ditambah kurangnya personel khususnya Polres Mahakam Ulu. Beruntung hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa.
Pemkab Mahakam Ulu menetapkan status tanggap darurat bencana banjir hingga 29 Mei mendatang.
Kebijakan ini untuk mempercepat penanganan bencana dan proses evakuasi warga terdampak banjir. (kis/mrf/nha)