Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Tinggal 5 Bulan, Progres Proyek Terowongan Samarinda Baru 45 Persen

Indra Zakaria • 2024-05-25 12:30:00
HARUS TUNTAS. Sekretaris Kota Samarinda Hero Mardanus meninjau capaian pembangunan terowongan, didampingi pejabat Dinas PUPR Kota Samarinda. (IST)
HARUS TUNTAS. Sekretaris Kota Samarinda Hero Mardanus meninjau capaian pembangunan terowongan, didampingi pejabat Dinas PUPR Kota Samarinda. (IST)

Prokal.co - Pembangunan terowongan tak pernah henti menjadi sorotan masyarakat, lantaran perdana dibangun di Kota Samarinda.

Memang harus diakui pembangunannya menggunakan anggaran yang fantastis mencapai Rp 395 miliar. Tak heran pembayarannya menggunakan skema Multi Years Contract (MYC).

Kegiatannya kini sedang dikebut oleh kontraktor pelaksana membentang dari Jalan Sultan Alimuddin-Kakap.

Tahun ini menjadi batas akhir penyelesaian terowongan, bahkan Wali Kota Samarinda Andi Harun menargetkan November mendatang sudah harus tuntas.

Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Hero Mardanus Satyawan mengatakan sejauh ini kegiatannya masih berjalan sesuai dengan target.

Sekalipun berdasarkan keseluruhan baru mencapai 45 persen, namun setelah meninjau ke lapangan memang ada beberapa kendala dalam hal penggalian.

“Karena penggalian tanah itu harus berunsur kehati-hatian, tapi sejauh ini tidak ada kendala lain,” ujar Hero, usai meninjau bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda, Rabu lalu.

Meski diprediksi bakal tembus untuk kedua sisi, namun tak berarti jembatan itu bisa langsung dilalui oleh masyarakat. Pasalnya ia juga harus memastikan rekomendasi dari Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ).

“Target kami paling tidak terowongan ini bisa tembus dulu sesuai target, karena di sisi outlet (Jalan Kakap) ini tanahnya memang lebih keras,” sebutnya.

Sedangkan untuk posisi galian saat ini dari sisi Sultan Alimuddin mencapai 137 meter sedangkan dari Jalan Kakap 9 meter. Sehingga total panjang yang sudah terbangun saat ini baru mencapai 146 meter.

Kepala Dinas PUPR Kota Samarinda Desy Damayanti mengatakan untuk bisa merampungkan galian dari Jalan Sultan Alimuddin-Kakap harusnya di Oktober mendatang. Namun untuk saat ini pihaknya masih mempertimbangkan dua jalur yang menjadi usulan masyarakat.

“Awalnya terowongan hanya satu jalur, tapi akan kami bahas kembali selesai pembangunan. Kami fokus penyelesesaiannya dulu, karena posisi Jalan Kakap masih ada yang harus dibebaskan lahannya,” pungkasnya. (hun/nha)

Editor : Indra Zakaria