Menurutnya, yang menjadi masalah saat ini adalah Jumlah sekolah negeri dengan siswa yang masuk tidak berbanding lurus. Tetapi kalau digabungkan seluruh sekolah baik itu Negeri maupun swasta, sebenarnya bisa tertampung.
“Soalnya adalah satu penyebaran sekolah kita tidak merata,” ungkapnya. Saat ini, persiapan PPDB dalam proses penguasaan sistem, untuk juknisnya sudah ada dan siap.
“Yang paling repot itu adalah untuk verifikasi jalur prestasi, melakukan legalisir piagam dan lain-lain. Kalau PPDB-nya kan tidak ada yang ke sekolah tidak kemana-mana langsung dari rumah yang mendaftar online,” ucapnya.
Ia menjelaskan, untuk upaya penguatan sistem, seluruh kepala sekolah Sudah menandatangani kontraknya, sehingga di sekolah masing-masing akan melakukan penguatan sistem serta jaringannya, agar pelaksanaan PPDB bisa lancar.
“Jadi poin pentingnya adalah jaringan itu di tanggal penerimaan PPDB secara online tidak down. Alhamdulillah, tahun lalu aman dan tahun ini sedang kita siapkan itu, kerjasamanya itu dengan PT Telkom karena aplikasi PPDB itu punya Telkom,” ungkapnya.
(MAULANA KPFM)