BALIKPAPAN - Menuju Iduladha pada 17 Juni, pedagang mulai memasarkan hewan kurban. Pemandangan sapi maupun kambing sudah tersebar di berbagai penjuru kota. Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DP3) melakukan monitoring terhadap hewan kurban yang beredar di Kota Minyak.
Kepala DP3 Balikpapan Sri Wahjuningsih menuturkan, pihaknya memantau lalulintas hewan kurban yang masuk ke Kota Beriman melalui aplikasi sistem informasi kesehatan hewan nasional (isikhnas). Ada pun populasi sapi yang masuk ke Balikpapan sejumlah kurang lebih 4.100 ekor dan kambing 1.800 ekor.
"Hewan kurban ini berasal dari Sinjai, Bone, Palu, dan Majene," ujarnya. Tentu hal yang penting menjadi perhatian seperti pencegahan penyakit hewan. Termasuk penyakit mulut dan kuku (PMK) yang sempat ramai melanda tahun lalu. Semua persyaratan telah dituangkan dalam aplikasi isikhnas berbasis analisis resiko.
Misalnya syarat dalam pemeriksaan secara laboratoris dan disertai Surat Keterangan Kesehatan Hewan dari dokter hewan berwenang atau pejabat otoritas veteriner daerah asal hewan. "Jadi hewan yang masuk sudah dilakukan screening dan dinyatakan aman," tuturnya.
Sementara ini, pihaknya melakukan sosialisasi pemotongan hewan kurban yang higienis dan syar'i. Baik secara sendiri maupun bekerja sama dengan asosiasi juru sembelih halal (juleha). Sosalisasi pemeriksaan dilakukan Aula Kecamatan Balikpapan Utara, Selasa (4/6).
"Sasaran sebanyak 300 orang perwakilan panitia pemotongan hewan kurban," tuturnya. DP3 terus memantau data hasil monitoring pemeriksaan hewan kurban di tingkat penjual hewan kurban. Ini berdasarkan data penerbitan surat izin penyedia hewan kurban DP3.
"Sehingga data terus berubah setiap hari berubah dipantau melalui link," sebutnya. Berdasarkan data terakhir sudah ada 26 pelaku usaha yang mengantongi surat izin penyedia hewan kurban. Terkini sudah ada 1.180 ekor sapi dan 650 ekor kambing. Total 1.830 ekor. Selanjutnya DP3 mengawal dengan melakukan pemantauan di lapangan.
Tepatnya pemeriksaan kesehatan hewan kurban di lokasi pelaksanaan pemotongan. Seperti masjid, instansi, yayasan, dan sebagainya. "Kami mulai pemeriksaan kesehatan hewan dan daging kurban mulai 16 -20 Juni di pelaksana pemotongan hewan kurban," tandasnya. (ms)
DINA ANGELINA
dinaangelina6@gmail.com
Editor : Indra Zakaria