Proyek Ruko Rusak Tembok Sekolah, Pagar Beton Jebol, Material Sumbat Saluran Parit
Redaksi Sapos• Minggu, 16 Juni 2024 - 16:31 WIB
DAMPAK PROYEK. Dinding beton SDN 016 Samarinda Seberang jebol akibat pekerjaan pemancangan proyek ruko. Sementara itu, material dinding yang runtuh tampak menutup saluran drainase.
Kegiatan proyek pembangunan rumah toko (ruko) di Jalan Bung Tomo, RT 28, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang, sedang disorot oleh pihak Kelurahan Sungai Keledang.
Proyek pembangunan ruko yang berada persis di samping Sekolah Dasar Negeri (SDN) 016 tersebut telah menimbulkan dampak kerusakan pada bangunan sekolah. Lurah Sungai Keledang, Rahmadi, yang telah meninjau kerusakan di sekolah, mengatakan bahwa pengerjaan pemancangan di lokasi pembangunan ruko menyebabkan jebolnya dinding beton yang menjadi pembatas sekolah dengan area luar.
"Selain itu, drainase di area sekolah yang kami perbaiki dan lebarkan untuk penanganan banjir jadi tertutup material dinding yang runtuh. Ada juga beberapa kerusakan lainnya, seperti lantai kantin serta area parkir," tutur Rahmadi melalui pesan WhatsApp, Jumat (14/6).
Rahmadi mengakui bahwa pemilik bangunan sudah menyampaikan niat baik untuk memperbaiki kerusakan, yang telah dikuatkan dengan surat perjanjian. "Tetapi perbaikan belum dilakukan karena mereka masih memancang.
Mungkin setelah pemasangan pancang baru diperbaiki. Mudah-mudahan tidak berdampak ke bangunan sekitar, terutama bangunan utama sekolah. Sejauh ini belum ada keluhan atau laporan selain dari pihak SD," jelasnya.
Mengenai izin pembangunan ruko tersebut, Rahmadi mengakui bahwa pemilik bangunan sudah mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). "Namun yang jadi masalah, kami tidak diberi tahu dari awal bahwa yang akan dibangun ternyata ruko 4 lantai ditambah balkon di lantai limanya," ujar Rahmadi.
Rahmadi menambahkan bahwa pihaknya akan menjadwalkan pemanggilan terhadap kontraktor proyek ruko tersebut untuk mengetahui teknis pekerjaan dan komitmen tanggung jawab atas kerusakan yang telah ditimbulkan. "Insya Allah minggu depan. Sejauh ini saya belum bertemu dengan kontraktornya," pungkasnya. (oke/beb)