Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Batu Bara Jetty Eks Barito Pacific Terancam Tertahan, KSOP Menunggu Pengajuan RKBM Kapal

Redaksi Sapos • 2024-06-21 10:20:00
JADI PERTANYAAN. Keberadaan jetty dan aktivitas pemuatan batu bara ke BG Selamat 9 di eks Barito Pacific tengah diawasi KSOP Kelas 1 Samarinda terkait pengurusan izin pelayarannya. OKE/SAPOS
JADI PERTANYAAN. Keberadaan jetty dan aktivitas pemuatan batu bara ke BG Selamat 9 di eks Barito Pacific tengah diawasi KSOP Kelas 1 Samarinda terkait pengurusan izin pelayarannya. OKE/SAPOS

 

Keberadaan jetty dan kegiatan pemuatan batu bara ke tongkang di lahan eks Barito Pacific disinyalir tidak mengantongi izin resmi. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Samarinda sudah mengendus adanya aktivitas pengapalan batu bara ke tongkang dengan nama lambung BG Selamat 9 dan tengah memonitor pengajuan Rencana Kegiatan Bongkar Muat (RKBM).

Hal itu disampaikan Kepala KSOP Kelas 1 Samarinda, Mursidi, melalui Kepala Bidang Lalu Lintas (Kabid Lala), Capt. Rona Wira, melalui sambungan telepon pada Rabu (19/6). Kepada awak media, Wira menyampaikan bahwa pihaknya tengah memonitor pengajuan pelayanan RKBM tersebut.

 

"Mereka belum mengajukan RKBM, makanya masih kami tunggu. Namun, sudah kami kunci," tuturnya. Dengan sikap tegas dari KSOP tersebut, batu bara yang dimuat BG Selamat 9 dan bersumber dari jetty di lahan eks Barito Pacific terancam tertahan atau tidak bisa dikirim.

"Dalam sistem baru PKK (Pemberitahuan Kedatangan Kapal), belum ada RKBM. Jadi kami tunggu mereka mengurusnya," tandasnya. Diberitakan sebelumnya, setelah bisnis perkayuan mulai lesu di tahun 2000-an, lahan eks Barito Pacific, yang terletak di Jalan Barito, RT 32, Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, tak lagi terurus.

Masyarakat bisa leluasa keluar masuk ke area eks pabrik plywood tersebut dengan melintasi pintu gerbang yang tidak tertutup. Memasuki lahan yang diperkirakan seluas lebih dari 600 hektare itu, terlihat hamparan rumput liar di antara jalan cor dengan bangunan tua yang terbengkalai. 

Aktivitas tak biasa pun ditemukan di ujung lahan eks pabrik tersebut, yang masih masuk di lahan eks Barito Pacific. Di sana terdapat jetty penumpukan batu bara dan sejumlah alat berat jenis ekskavator, buldozer, serta dump truck.

Tampak dari dekat aktivitas pemuatan batu bara yang sumbernya tidak jelas sedang dilakukan dari stockpile jetty ke tongkang, yang hanya berjarak sekitar 30 meter. (oke/beb)

 

 
Editor : Indra Zakaria